Kucumbu Tubuh Indahku Paling Banyak Boyong Piala Citra di FFI 2019


“Kontroversinya kan karena ada unsur LGBT ya, tapi sebetulnya itu kan budaya yang memang sudah terjadi secara tradisi di sebuah perkampungan. Mas Garin menurut saya cuma mau mengungkapkan realita yang terjadi. Saya tidak melihat ini film untuk propaganda LGBT. Ini murni film art, film budaya. Menurut saya film ini layak mendapatkan film terbaik tahun ini. Mas Garin bagus sekali menggarapnya,” tuturnya.

Beberapa waktu lalu, Benni menjadi salah satu juri untuk menyeleksi film-film yang masuk nominasi Academy Awards 2020. Benni ketika itu meloloskan film Kucumbu Tubuh Indahku karena dinilai secara obyektif oleh tim juri memang sangat cocok untuk jadi nominasi.

“Waktu kami menyeleksi juga ada saingannya 27 Steps of May, ada Ave Maryam, ada Bumi Manusia dan kita tim dewan juri meloloskan film ini karena mewakili unsur-unsur budaya Indonesia yang kental,” ungkap Benni.

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...