PKK Soppeng Diminta Berperan Cegah Pernikahan Dini

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SOPPENG — TIM PKK Soppeng memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK di Ruang Pola Kantor Bupati Watansoppeng, Senin, 9/12/2019. Acara itu dihadiri anggota PKK dan sejumlah pejabat lingkup Soppeng

Ketua Panitia A Nur Abadi mengatakan, kegiatan ini dimeriahkan lomba dasawisma dan lomba Posyandu dengan tujuan terwujudnya gerakan PKK yang berkualitas dan profesional, sesuai dengan program kerja tim penggerak PKK Kabupaten Soppeng .

Ketua TP PKK Nurjannah mengatakan, momentum peringatan seperti ini senantiasa selalu dilakukan setiap tahun, namun melalui peringatan Hari Kesatuan gerak PKK ke-47 tahun 2019 ini, dia sangat mengharapkan agar peringatan semacam ini bukan semata-mata merupakan kegiatan rutin tahunan saja, kemudian setelah itu tidak lagi ada gaunnya.

“Tim penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah haruslah mampu menjadi pelopor dan pembaru yang inspiratif. Pola pendekatan penggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas dalam berbagai aspek pembangunan merupakan modal sosial yang sungguh besar, artinya pembangunan ini adalah prinsip dasar gotong royong yang merupakan warisan budaya bangsa,” jelasnya.

Dia mengajak kepada seluruh jajaran tim penggerak PKK untuk memberikan bimbingan, pembinaan, dan fasilitas yang berkelanjutan kepada kader-kader PKK dasawisma.

Bupati Soppeng, A Kaswadi memuji kiprah PKK Soppeng. Ini sudah saksikan prestasi demi prestasi yang telah dicapai mudah-mudahan minimal bisa dipertahankan dan yang tidak kalah pentingnya kepekaan peran serta PKK sangat penting dalam menunjang tugas tugas pokok.

“Sebagai pendamping suami atau memang sebagai ASN yang wajib melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan program-program pemerintah, apalagi dengan penegasan penegasan oleh bapak presiden kita bapak Jokowi Indonesia unggul,” kata Kaswadi.

“Kami juga harapkan TK Dharma Wanita dan organisasi-organisasi wanita yang ada di Kabupaten Soppeng ini, mengambil peran dan tanggung jawab bagaimana menurunkan angka stunting di Soppeng dan mengantisipasi perkawinan usia dini,” kata Kaswadi. (asr/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...