Soal Jalan Rabat Beton yang Dialihkan, Dewan Sebut Penyimpangan

0 Komentar

Proyek jalan rabat beton dikawasan Perumnas Assorajang, Desa Assorajang Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo dalam sorotan dewan, karena kesalahan administrasi. Senin, 9 Desember. (FOTO: IMAN SETIAWAN P/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Hilangnya proyek jalan rabat beton di Dusun Empagae Desa Assorajang Kecamatan Tanasitolo, Wajo membuat legislator kesal. Pasalnya, wakil rakyat ini menemukan penyimpangan.

Hal itu disampaikan langsung oleh legislator dari Dapil II Wajo Kecamatan Tanasitolo-Majauleng, Mustafa.

anggota Komisi III DPRD Wajo ini mengaku telah melakukan penelusuran bersama Kepala Desa Assorajang, Andi Samanrukka.

“Ternyata tidak hilang, tapi titik koordinat lokasi pembangunan rabat beton itu bergeser. Alias dipindahkan,” sesalnya, Senin, 9 Desember.

Kata dia, semestinya proyek penunjukan langsung tersebut pembangunannya di Jalan Pisang Dusun Empagae.

Namun pengerjaannya dialihkan ke Dusun Tanjong Manik, tepatnya di kawasan Perumnas Assorajang.

“Apa yang tertera di Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) itu diikuti, jelas ini fatal sekali,” imbuhnya.

Merujuk dari kondisi ini, mantan anggota Polri ini mempertanyakan kinerja Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Jasa Konstruksi, dan Penataan Ruang Wajo. Karena dinilai lalai.

“Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Konsultan Pengawasannya kemana. Mereka sudah lalai menjalankan tugasnya. Kasus ini warning bagi mereka dan pejabat lainnya,” kritiknya.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Jasa Konstruksi, dan Penataan Ruang Wajo, Andi Pameneri mengakui, terdapat kesalahan administrasi dalam pengerjaan proyek senilai Rp199 juta, yang dibiayai melalui APBD 2019 tersebut.

“Saya lagi diperjalanan dek. Soal jalan itu, saya perjelas ke PPK-nya,” urainya. (man)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...