Soal Majelis Taklim, Menag Fachrul Razi: Nggak Diwajibkan Sama Sekali Kok

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Menteri ‎Agama (Menag) Fachrul Razi menegaskan bahwa ia tidak mewajibkan majelis taklim terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag). Tidak akan ada sanksi yang bakal diberikan pemerintah kepada majelis taklim yang tidak terdaftar.

Hal ini disampaikan Fachrul setelah adanya pro dan kontra terkait Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29/2019 tentang Majelis Taklim‎. “Jadi tidak ada pengaruhnya (terdaftar atau tidak, Red). Kalau tidak mendata ya tidak apa-apa,” ujar Fachrul di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Senin (9/11).

Menurut Fachrul, sertifikasi halal ini diperlukan supaya ‎pemerintah mudah untuk meminta bantuan pembinaan dari majelis taklim. “Sederhana maksudnya. Tapi mungkin ada kata-kata yang bunyinya seolah-seolah diwajibkan. Nggak diwajibkan sama sekali kok,” katanya.

‎Sementara jika majelis taklim tersebut ingin mendaftar ke Kementerian Agama, maka salah satu persyaratanya adalah uztaz atau pengajarnya bisa menguasai Alquran. “Bisa membaca dan menguasai Alquran dengan baik. Lalu harus menguasai ilmu agama Islam dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa ketentuan tersebut tidak dibuat lantaran kekhawatiran munculnya kelompok radikal. “Nggak ada hubungannya dengan radikal,” tuturnya. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...