Ustaz Yosi Al Muzanni Beri Kajian Rumah Tangga di Era Milenial di SIT Nurul Fikri Makassar


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Ustadz Yosi Al Muzanni, seorang Trainer, Motivator, dan Penulis Buku, hadir memberikan kajian parenting bertema “Rumah Tangga di Era Milenial” kepada orangtua murid dan guru SIT Nurul Fikri Makassar di Masjid Kampus STIE AMKOP, kemarin (08/12/2019).

Merupakan salah satu program kerja Komite Sekolah, ketua panitia, Bunda Hasnani mengatakan bahwa kegiatan ini terlaksana dengan tujuan agar silaturahmi antar orangtua murid dan guru dapat terus terjalin dengan baik. “Selain itu, tentunya kita juga berharap agar ilmu kita bertambah tentang bagaimana cara membentuk rumah tangga Islami di Era Milenial.” Harapnya.

Kegiatan yang sekaligus menandai Grand Launching Penerimaan Murid Baru ini juga terbuka untuk umum. Sehingga, bukan hanya orangtua murid dan guru saja yang hadir, tetapi juga masyarakat lain.

Hartono, ST, Ketua Yayasan SIT Nurul Fikri Makassar menyampaikan bahwa pendidikan utama itu ada di rumah dan berasal dari orangtua. “Jadi, kolaborasi antara orangtua dan sekolah sangat penting dilakukan. Orangtua yang baik tentu akan memberikan yang terbaik untuk anaknya.” Paparnya ketika memberikan sambutan.

Selepas pembukaan, Ustadz Yosi diberi kesempatan untuk memberikan kajian. Ustadz Yosi mengatakan bahwa seringkali orangtua menyalahkan guru di sekolah atas perilaku anaknya padahal anak dititipkan oleh Allah kepada orangtua, bukan kepada sekolah. Jadi, tugas mendidik anak merupakan tugas utama orangtua. Sekolah hanyalah bentuk kolaborasi kerjasama. “Orangtua bisa mencari sekolah mahal apapun. Tetapi kalau perubahan baik tidak dimulai dari orangtua, tidak memperbaiki diri, tidak memperbaiki rumah tangga, maka jangan berharap anak akan berhasil. Jika berharap anak menjadi shaleh, maka orangtua harus menshalehkan diri terlebih dahulu dengan memperhatikan bagaimana rumah tangganya. Apakah di rumah rutin melakukan tahajjud bareng atau ibadah-ibadah yang lain.” Ustadz Yosi menerangkan. “Karena cara yang paling praktis menjadikan anak memiliki karakter baik adalah orangtua harus menjadi qudwah, menjadi contoh. Bahasa kerennya modelling.” Tambah Ustadz Yosi.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar