BTN Konsisten Kawal KPR


Dahulu bayar KPR hanya Rp15 ribu. Kini biayanya ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Namun, lebih praktis.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tepat hari ini, Selasa, 10 Desember, Kredit Perumahan Rakyat (KPR) telah berjalan selama 43 tahun. Sejalan dengan realisasinya yang pertama yang diprakarsai Bank Tabungan Negara (BTN).

Hal ini sesuai instruksi Pemerintah Indonesia pada 29 Januari 1974, melalui Surat Menteri Keuangan RI No. B-49/MK/I/1974 sebagai wadah pembiayaan proyek perumahan untuk rakyat, ditunjuklah BTN. KPR pertama kali disalurkan pada 10 Desember 1976, di Kota Semarang, Jawa Tengah.

“Realisasi KPR pertama ini dengan 9 unit rumah. Kemudian tahun yang sama menyusul di Kota Surabaya dengan 8 unit rumah,” kata Kepala Kanwil V BTN, Edward Alimin Sjarief saat berkunjung ke FAJAR, Senin, 9 Desember.

Total KPR yang berhasil direalisasikan BTN saat itu sebanyak 17 unit rumah dengan nilai kredit sebesar Rp 37 Juta. Kini, penyalurannya makin banyak dan masif. Bahkan kian langka dengan kebutuhan yang makin tinggi.

“Selama 43 tahun BTN telah menyalurkan kredit sekitar Rp300 triliun yang diperuntukkan bagi pembiayaan rumah rakyat hampir 5.000.000 unit,” terangnya.

Kemudian berkembanglah di kota-kota lain. Masuk ke Sulsel setelah Manado menjadi yang pertama di Kawasan Indonesia Timur (KTI). Pertama kali masuk di Perumnas Panakkukang pada 1978.

Komentar

Loading...