Pengurangan Jadwal Kerja ASN, Andi Luhur Prianto: ASN Semakin Banyak Jobless


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Di Sulawesi Selatan, Wajo akan jadi pilot project diberlakukannya empat hari kerja yakni Senin-Kamis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun hal ini menimbulkan beberapa persepsi. Pasalnya pengurangan hari kerja bagi ASN dianggap baru dalam pelayanan.

Pengamat Pemerintahan, Andi Luhur Prianto mengatakan sebenarnya hal ini bisa dilihat sebagai terobosan atau inovasi, tetapi bisa juga sebaliknya. Bisa akan semakin merugikan warga dalam menerima layanan publik.

Kata dia, dilihat sedangkan enam hari kerja saja masih banyak pengaduan publik soal waktu pelayanan. Apalagi kalau tinggal empat hari.

“Kalau tujuannya untuk mengatasi kemalasan ASN, saya kira pengurangan jam kerja bukan solusi tunggal. Justru berpotensi membuat ASN semakin banyak menikmati waktu luang atau jobless,” tutur Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Unismuh ini.

Lanjut Luhur, mengatasi kemalasan bisa dilakukan dengan kombinasi banyak hal. Misalnya keteladanan pimpinan, sistem reward dan punishment serta kepastian karier ASN.

Kebijakan seperti perlu persiapan dan perencanaan yang memadai. Terutama karena terkait perubahan perilaku dan kultur pelayanan publik. Minimal instansi yang menerapkan sudah sdh memenuhi kelayakan.

“Minimal secara administratif institusi tersebut lengkap analisis jabatan, analisis beban kerja dan SOP layanan. Dan semua dokumen itu di lembagakan dalam sistem dan perilaku,”ucapnya. (wis/fajar)

Komentar

Loading...