15 Anggota Brimob Diduga Intimidasi LP3BH Manokwari, Filep Wamafma Minta Kapolri Sanksi Tegas

Filep Wamafma

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota DPD RI dari Provinsi Papua Barat, Filep Wamafma meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kapolri Jenderal Idham Azis, segera memberi sanksi tegas terhadap anggota kepolisian Polda Papua Barat, yang diduga melakukan intimidasi terhadap Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari pada Selasa (10/12/2019).

Berdasarkan laporan, menurut Filep, sebanyak 15 Anggota Brimob BKO Polda Papua Barat menduduki kantor LP3BH Manokwari, yang beralamat di Jalan Gunung Salju Nomor 18, Manokwari, Papua Barat pada Selasa (10/12/2019) pukul 06.00 WIT. Anggota Polisi datang dengan membawa senjata lengkap.

“Kami sangat menyayangkan ketika dunia internasional memberi harapan terhadap Indonesia di bidang Hak Asasi Manusia (HAM), tetapi tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari alat-alat atau lembaga-lembaga negara seperti pihak keamanan dalam hal ini kepolisian,” kata Filep di gedung DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12) malam.

Pada kesempatan itu, Filep sangat berharap bahwa pemerintahan Presiden Jokowi segera mengambil langkah-langkah dan tindakan-tindakan konkret dalam rangka menyelesaikan problematika HAM di daerah.

“Kami sangat berharap Kapolri memberikan sanksi kepada bawahan yang melakukan tindakan tersebut. Kami berharap ada kerja sama antara pihak kepolisian dengan lembaga-lembaga HAM untuk memberikan informasi, investigasi dan juga termasuk penyelesaian masalah dengan sebaik-baiknya,” kata mantan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Manokwari ini.

Komentar

Loading...