Bicara di Paripurna, Mikropon Ketua DPRD Sulsel dan Anggotanya Tiba-tiba Mati

0 Komentar

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sulsel.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — DPRD Sulsel kembali menggelar Rapat paripurna, Rabu, 11 Desember 2019, malam ini.

Agenda paripurna kali ini adalah penyampaian Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah atas pandangan fraksk-fraksi DPRD terkait Ranperda usulan Pemerintah Provinsi untuk mengubah bentuk hukum badan usaha milik daerah (BUMD) yakni Perusahaan Daerah Sulsel diusul berubah menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).

Setelah Nurdin Abdullah menyampaikan pandangannya, Ketua DPRD Sulsel A Ina Kartika kemudian memberi kesempatan kepada setiap fraksi atas respon dari Nurdin Abdullah.

Namun ada hal yang menarik saat perwakilan fraksi menyampaikan pandangannya tiba-tiba mikroponnya mati.

Misalkan saat Ketua Fraksi Demokrat Haidar Majid bicara. Saat baru memulai, mikroponnya tidak bunyi. Berulang kali diulang, hasilnya tetap tidak bisa.

Kemudian Haidar pindah ke meja bagian depan. Namun tetap sama. Haidar pun memilih bicara tanpa mikropon. Nanti setelah pandangannya akan berakhir baru mikroponnya bunyi. “Mohon maaf untuk kesalahan teknis tadi,” kata Ketua DPRD Sulsel A Ina Kartika.

Rupanya tidak hanya mikropon milik Haidar Majid saja. Saat Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika juga mempersilakan kepada Fraksi PKS, di ujung bicaranya suaranya juga hilang.

Hal serupa juga dirasakan oleh Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PAN, Usmaruddin. Di pertengahan menyampaikan pandangannya, mikropon miliknya mati. Sehingga, Usmaruddin bicara tanpa mikropon. (taq)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...