Degradasi Lingkungan Jadi Ancaman

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sekolah KM10 kembali menggelar diskusi di Makassar. Sekolah yang khusus mendiskusikan tentang ruang atau space itu membahas “Ekspansi Ruang dalam Agenda Ekologi Politik” di French Corner Perpustakaan Unhas, Rabu, (11/12/2019).

Antropolog Sulsel, Slamet Riadi SS MA didaulat sebagai pemateri untuk kelas kedua tersebut. Degradasi lingkungan yang terus menjadi ancaman membuat kelas diskusi tersebut diadakan.

Pada kesemptan itu, Slamet Riadi menjelaskan bahwa pendiskusian hal tersebut agar bagaimana orang-orang paham hari ini degradasi (perubahan kondisi tanah) lingkungan semakin marak dan meningkat akibat perluasan industri ekstraktif (pertambangan dan perkebunan skala besar).

Untuk itu, orang-orang harus sadar betul bahwa lingkungan harus betul-betul dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup manusia, bukan untuk segelintir individu.

“Contoh kasus banyak perusahaan tambang yang mengambil hak kelola rakyat,” ungkapnya di sela-sela kegiatan berlangsung.

Kata dia, hal itu semua terpengaruh dari ekologi politik. Slamet menjelaskan, ekologi politik yaitu sebuah tindakan politik yang akan berhubungan dengan lingkungan.

Untuk mengetahui itu, hal yang perlu diketahui dari masyarakat diantaranya, Idealisme (ide), budaya atau alam, dan basis etik/emic atau dasar-dasar informasi dari bawa atau masyarakat.

Dengan berlangsungnya diskusi tersebut, KM 10 ini tetap sebagai alternatif untuk mengisi diskusi secara kritis-dialektis terhadap proses perkembangan zaman dalam era kapitalisme kontemporer ini. (sal)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...