Disparbud DKI Jakarta Respons Positif Promosi Wisata Sulsel

0 Komentar

Kepala Disbudpar Sulsel, Denny Irawan saat menerima cindera mata bersama Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Shinta Nindyawati dalam Direct Promotion Sulsel di Jakarta Pusat, Rabu, 11/12/2019

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan upaya promosi daerah melalui South Sulawesi Direct Promotion di Jakarta Pusat, Rabu 11 hingga Kamis 12 Desember 2019.

Upaya itu mendapat respons positif
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta mengenai promosi daerah melalui South Sulawesi Direct Promotion.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Shinta Nindyawati saat menghadiri kegiatan South Sulawesi Direct Promotion yang digelar di Orchardz Hotel Jakarta Pusat.

“Sulawesi Selatan memiliki daya tarik yang cukup besar. Pemprov DKI terbuka bagi Sulsel untuk berpromosi ke Jakarta,” kata Shinta.

Dia menjelaskan Sulawesi Selatan telah memiliki Badan Promosi Pariwisata Daerah yang dinilai cukup efektif dalam melibatkan pelaku industri daerah dalam memasarkan produk-produk wisata daerah.

“Kami ingin belajar di Sulsel. DKI belum punya Badan Promosi Pariwisata Daerah. Ini lembaga yang penting dalam kegiatan promisi daerah,” ucapnya.

Sementara itu Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan memperoleh sambutan positif dari sejumlah buyers yang berasal dari biro perjalanan, industri perhotelan dan pelaku jasa MICE.

“Direct Promotion yang digagas Disbudpar Sulsel bersama pelaku industri telah memberikan suguhan paket yang variatif. Ini agenda promosi yang cukup penting,” kata Kepala Disbudpar Sulsel, Denny Irawan saat membuka Direct Promotion Sulsel bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta di Jakarta.

Dia berharap agenda promosi daerah ini bisa memberikan efek pertumbuhan positif terhadap kunjungan wisatawan domestik ke Sulsel yang angkanya saat ini telah mencapai 7,5 juta jiwa.

“DKI Jakarta menjadi pintu utama negara kita. Direct flight dari Jakarta ke Makassar cukup padat. Promosi Sulsel perlu masuk di ibukota negara,” kata dia.

Sekaitan hal itu, sejumlah pelaku industri pariwisata DKI Jakarta terlihat antusias dengan pemaparan amenitas dan potensi Sulsel oleh beberapa pelaku industri pariwisata Sulsel.

Adapun pelaku industri pariwisata Sulsel yang hadir dalam Direct Promotion itu diantaranya Iramasuka Tours and Travel, Metro Tours and Travel, Pacebo Tours, Hotel Aryaduta Makassar dan Pesonna Hotel Makassar.

Selain itu, Ketua DPD ASITA Sulsel, Didi L. Manaba, Pengurus BPD PHRI Sulsel, Ali Hidayat dan Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan Hendra Nick Arthur juga hadir mendampingi Kadisbudpar Sulsel dalam Direct Promotion Sulawesi Selatan di Jakarta Pusat. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...