Kadis di Wajo Janji Copot Bawahannya

Proyek jalan rabat beton dikawasan Perumnas Assorajang, Desa Assorajang Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo dalam sorotan dewan, karena kesalahan administrasi. Senin, 9 Desember. (FOTO: IMAN SETIAWAN P/FAJAR)

FAJAR.CO.ID,SENGKANG — Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Jasa Konstruksi, dan Penataan Ruang Wajo, Andi Pameneri mengambil sikap tegas. Ia berjanji mencopot bawahannya bila terbukti melakukan intimidasi.

Andi Pameneri mengatakan, tengah melakukan penelusuran untuk mencari solusi, dari proyek senilai Rp199 juta itu. Termasuk memerintahkan sejumlah stafnya menemui pemerintah Desa Assorajang.

“Kalau betul ada intimidasi seperti itu. Saya laporkan ke Pak Bupati Wajo Amran Mahmud. Tapi kalau tidak benar, juga punya hak membela diri,” ujarnya, Rabu, 11 Desember.

Tak hanya itu, ia juga sudah memberikan penekanan kepada bawahannya di Bidang Bina Marga, Selasa, 10 Desember kemarin. Supaya teliti dalam setiap pengerjaan fisik yang dibiayai oleh APBD.

“Saya sudah rapat kemarin dek. Kami akan tingkatkan koordinasi dengan pemerintah setempat sebelum proyek dikerja,” tegasnya.

Sebelumnya, proyek pembangunan rabat beton di Jalan Pisang Desa Assorajang Kecamatan Tanasitolo dikeluhkan warga setempat. Lantaran realisasi pengerjaannya dialihkan ketempat lain. Tepatnya dikawasan Perumnas Assorajang.

Anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Assorajang, Sayyid Agus Salim mengaku, pengalihan proyek sudah kerap terjadi di Assorajang. Sebelumnya hal serupa hampir terjadi di Dusun Tanjong Manik tepatnya BTN Danau Tempe.

“Warga disana hampir berkonflik juga. Karena yang diusulkan dan dianggarkan Jalan Pemuda. Pas melakukan pengukuran kenapa di Jalan Pendidikan, ini akibat tidak adanya koordinasi,” kritiknya. (man)

Komentar

Loading...