Banser NU Dipersekusi, Habib Novel Bamukmin: Tidak Perlu Rame atau Baper Gitu


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Media sosial tengah dihebohkan dengan adanya video yang menunjukan dua anggota Banser NU Depok bernama Eko dan Wildan menjadi korban perseusi. Polisi pun sudah menangkap pelaku yang diduga oknum anggota ormas.

Terkait adanya aksi persekusi itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Novel Bamukmin menilai Banser malah lebih sering melakukan persekusi.

“Jadi, setahu saya selama ini yang biasa persekusi orang itu oknum banser-banser itu, bahkan ulama besar yang dipersekusi oleh oknum banser,” ujar Novel kepada JPNN (grup fajar.co.id), Kamis (12/12).

Salah satu aktivis FPI ini juga mengatakan, tindak persekusi yang dialami kedua anggota Banser NU itu merupakan hal yang biasa. Untuk itu, dia berharap tak perlu dibesar-besarkan.

“Banser dipersekusi bisa saja. Itu hal biasa buat mereka, jadi buat saya tidak perlu rame atau baper gitu,” tutur Novel Bamukmin.

Diketahui, sebelumnya sebuah video tindakan persekusi terhadap dua anggota Banser NU viral di media sosial.

Video tersebut dibagikan oleh akun @nahdlatululama di Twitter. Korban persekusi adalah anggota Banser NU Depok bernama Eko dan Wildan.

Dalam video menunjukkan, adegan Eko dan rekannya dipersekusi terjadi di daerah Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Keduanya dipaksa mengucapkan kata ‘takbir’ bersama pelaku persekusi namun Eko dan rekannya tidak mau. Lalu pelaku sambil membentak mengatakan, “Lu Islam bukan? Kafir dong lu!” (jpnn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar