Jokowi Diharap Tidak Menunjuk Dewan Pengawas KPK dari Orang Parpol

Jumat, 13 Desember 2019 20:25
Jokowi Diharap Tidak Menunjuk Dewan Pengawas KPK dari Orang Parpol

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Asrul Sani berharap, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menunjuk orang-orang yang berlatar belakang partai politik sebagai dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (dok Jawapos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA–Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Asrul Sani berharap, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menunjuk orang-orang yang berlatar belakang partai politik sebagai dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuannya agar bebas kepentingan politis.

“Sehingga tidak terkesan nanti konflik kepentingan atau terkesan ada politisasi di KPK,” ujar Arsul di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/12).

Menurut Arsul, orang yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR atau pernah di partai politik juga tidak pas menjadi dewan pengawas KPK.

“Kalau orang itu katakanlah baru pensiun dari DPR Kemudian ditunjuk jadi Dewas, tentu kami di PPP menganggap ini sangat kurang pas,” ungkapnya.

‎Arsul yang juga merupakan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini yakin, Presiden Jokowi benar-benar teliti terhadap orang-orang yang bakal menjadi dewan pengawas. Karena Jokowi juga sudah mendapatkan masukan dari banyak pihak.

‎”Saya yakin Presiden telah mempertimbangkan banyak hal ya,” ungkapnya.

Diketahui, ‎Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, penyeleksian sudah final. Sehingga tinggal diumumkan saja pada waktunya nanti.

Bagikan berita ini:
5
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar