Lamborghini yang Terbakar Ketahuan Bersurat Palsu, Pemilik Tiba-tiba ke Luar Negeri

Mobil Lamborghini bercat merah emas ala Iron Man yang diselidiki kepemilikannya oleh Polrestabes Surabaya. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

FAJAR.CO.ID — Satu unit mobil Lamborghini terbakar di Jalan Mayjend Sungkono pada Minggu siang (9/12/2019) lalu. Beberapa fakta akhirnya terungkap dari kejadian itu. Salah satunya, beberapa surat yang ditunjukkan dan dimiliki pengemudi tersebut diduga palsu dan tidak terdaftar.

Pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus mobil mewah ini, terutama terkait dengan adanya pelanggaran lain selain surat-surat dan juga pemilik tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, tidak hanya karena tidak memiliki SIM saja yang membuat mobil supercar berwarna emas dipadu merah ini disita sementara. Namun juga terkait dengan surat kendaraan tersebut yang ternyata tidak terdaftar.

Begitu juga nomor polisi yang digunakan pada mobil tersebut saat terbakar. “Nomor polisinya tidak terdaftar begitu juga surat-suratnya. Ini masih kami dalami status mobil tersebut dan asalnya,” terangnya.

Pihaknya juga mengatakan untuk pajak mobil yang diketahui dikemudikan oleh Lanny Kusuma Wardhani. Mengenai berapa tahun pajak mobil mewah ini belum dibayar, masih didalami lagi.

Pihak Satreskrim Polrestabes Surabaya yang saat ini menangani pelimpahan kasus dari Satlantas sempat memanggil pengemudi mobil ini. Namun, ketika dipanggil yang datang adalah pengacaranya karena yang bersangkutan berada di luar negeri. Pemanggilan akan dilakukan lagi usai yang beersangkutan datang.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil jenis supercar yang dikemudikan Lanny Kusuma Wardhani mengeluarkan asap pada bagian kapnya saat melintas di Jalan Mayjend Sungkono depan Konjen Tiongkok Minggu siang (9/12) sekitar pukul 12.52. Lamborghini dengan nomor polisi L 568 WX ini terbakar di bagian radiatornya saat melintas di Jalan Mayjend Sungkono, Minggu (8/12) siang. (jpg)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...