Yayasan PBSI Bakal Bangun 1500 Warung Pro Rakyat Berbasis Syariah di Makassar

Jumat, 13 Desember 2019 17:11

Abdul Rachmat Noer

Rachmat menjelaskan, warung pro rakyat ini mirip dengan mini market Indomaret dan Alfa Mart. Bedanya, warung pro rakyat dimiliki oleh warga dan dikelola oleh warga selama 20 tahun. Kami bukan poduk franchise sehingga hidup matinya warung pro rakyat ini tergantung warga sebagai pemilik dan pengelola.

“Harga barang di warung pro rakyat juga dijamin lebih bersaing dan lebih terjangkau oleh masyarakat. Warung ini juga menerima produk titipan warga, apa pun barangnya,” jelas Rachmat.

Rachmat juga mengungkapkan syarat pendirian warung pro rakyat kepada warga kota Makassar. Pihaknya membuka kesempatan kepada warga yang memiliki bangunan ukuran minimal 4 x 10 Meter, baik ruko maupun bangunan lainnya. Bisa juga warung yang sudah ada saat ini kita perbaiki dan kembangkan lagi.

“Mengenai biaya dan permodalan menjadi tanggung jawab kami. Warga hanya menyediakan tempat saja. Bagi warga Kota Makassar yang berminat, bisa segera menghubungi saya atau Tim Sukses saya kapan saja. InsyaAllah kami yang akan menyiapkan biaya renovasi, menyiapkan barang, dan semua biaya yang diperlukan sampai warung pro rakyat ini beroperasi,” tutur ARN.

Mengenai pembagian keuntungan, akan diatur melalui profit sharing secara syariah kepada PBSI, stokist, dan pemilik warung. (rls)

Komentar