Dipatuk Ular Saat Kerja Bakti, IRT Dilarikan ke RS

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Teror ular kian menakutkan. Di Bogor, seorang ketua ART dipatuk ular saat memimpin kerja bakti membersihkan sampah di saluran air, Sabtu (14/12/2019) pagi.

Edi Kuncoro, Ketua RT 02 RW 24, Kelurahan Rawapanjang, Kec. Bojonggede, Bogor, kaki kanannya digigit ular warna hitam saat sedang membersihkan got. Binatang melata tersebut sempat melilit kaki edi sebelum mematuk.

Dia dilarikan warga ke klinik terdekat, sebelum dirujuk ke RSUD Cibinong. Di rumah sakit ini ia diberi suntikan anti racun. Sore hari ia sudah boleh pulang setelah diketahui tidak ada racun ular yang masuk ke tubuhnya. Kemungkinan ular yang menggigit karyawan swasta ini tidak berbisa.

Menurut Edi, peristiwa terjadi sekitar pukul 10:00 WIB saat acara kerja bakti gabungan RT 01, RT 02 dan RT 03. Edi dan warga membersihkan saluran gorong-gorong di bawah jembatan yang dipenuhi sampah.

“Tiba-tiba kaki saya dililit dan dipatuk ular,” kata Edi tadi malam. Demi menjaga hal yang tak diinginkan, Edi dibawa ke Klinik Citama Citayam. Petugas klinik merujuk Edi ke RSUD Cibinong.

Di rumah sakit ini dokter memeriksa luka bekas gigitan ular, dan menyimpulkan tidak mengandung racun. Setelah disuntik anti tetanus dan diberi obat, ia diizinkan pulang. Namun kesehatannya tetap harus dipantau selama lima hari.

Di Depok
Serangan ular juga terjadi di Depok. Seorang pedagang, Wagiman alias Pakde Man, telunjuk kakinya dipatuk anak kobra saat membersihkan tumpukan kayu di dekat warungnya di Pasar Kemirimuka, Kamis (12/12/2019) lalu.

Saat ini korban masih di rawat di RSUD Kota Depok, untuk mendapatkan pengobatan. Ular yang ditemukan oleh warga di lokasi tidak hanya satu,

melainkan empat ular kobra yang bersarang di kios Pakde Man.
Koordinator Ketertiban Pasar Kemirimuka, Irfansyah mengatakan akan menyebarkan surat edaran kepada warga agar berhati-hati dan selalu membersihkan tempat dagangnya.

“Segera laporkan jika menemukan ada ular di sekitar pasar. Rencana kita akan bersih-bersih pasar, soalnya bahaya juga dan kemungkinan masih ada lagi,” katanya.

Salah satu saksi, Sri mengatakan, Wagiman dipatuk ular berukuran sedang sekitar pukul 14:30 ketika sedang beres-beres membersihkan dagangannya. Ular kabur sehingga kini membuat resah para pedagang.
”Ularnya enggak ketangkep, langsung kabur ke kolong. Ya takutlah, semoga jangan ada korban lagi,” kata Sri. (ilham/ird)

Serangan ular juga terjadi di Depok. Seorang pedagang, Wagiman alias Pakde Man, telunjuk kakinya dipatuk anak kobra saat membersihkan tumpukan kayu di dekat warungnya di Pasar Kemirimuka, Kamis (12/12) lalu.

Saat ini korban masih di rawat di RSUD Kota Depok, untuk mendapatkan pengobatan. Ular yang ditemukan oleh warga di lokasi tidak hanya satu, melainkan empat ular kobra yang bersarang di kios Pakde Man.

Koordinator Ketertiban Pasar Kemirimuka, Irfansyah mengatakan akan menyebarkan surat edaran kepada warga agar berhati-hati dan selalu membersihkan tempat dagangnya.

“Segera laporkan jika menemukan ada ular di sekitar pasar. Rencana kita akan bersih-bersih pasar, soalnya bahaya juga dan kemungkinan masih ada lagi,” katanya.

Salah satu saksi, Sri mengatakan, Wagiman dipatuk ular berukuran sedang sekitar pukul 14:30 ketika sedang beres-beres membersihkan dagangannya. Ular kabur sehingga kini membuat resah para pedagang.

”Ularnya enggak ketangkep, langsung kabur ke kolong. Ya takutlah, semoga jangan ada korban lagi,” kata Sri. (ilham/ird)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...