Pembunuhan Terjadi karena Pacar Korban Tak Mau Bertanggung Jawab

0 Komentar

Gambar horor yang dilukis Asmaul Husna ternyata tentang dirinya.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Korban yang tewas dibunuh ternyata dalam kondisi hamil. Sejak malapetaka (hamil di luar nikah) menimpa Asmaul Husna, tak satu pun orang yang peduli. Pasalnya, dia hanya berkeluh kesah lewat tulisan dan gambar.

Dalam kehampaan itu, dia berharap, pacarnya Ridhoyatul Khaer alias Ridho bisa membuatnya tenang. Namun, apa daya, lelaki pertama yang mengisi hatinya itu tak lebih dari seorang pengecut. Janin yang semakin membesar di perutnya, justru ingin dibuang Ridho.

Hubungannya dengan Ridho pun memburuk. Hanya pertengkaran saja yang ada. Puncaknya, Uus mendesak Ridho agar bertanggung jawab. Ia mengancam akan menyampaikan apa yang dialaminya kepada kedua orang tuanya.

Tetapi, Ridho meresponsnya dengan menghabisi mahasiswi semester tujuh di Fakultas Ekonomi UIN Alauddin Makassar itu. Ridho menghabisi Uus sapaan akrab Asmaul Husna bersama darah daging pelaku yang ada dalam rahim.

Berdasarkan keterangan Ridho ke pihak kepolisian, dia datang ke rumah Uus di Perumahan Citra Elok, RW 3 Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Jumat sore, 13 Desember. Saat itu, mereka hanya berdua. Dua orang sepupu korban yang tinggal bersamanya Satriani dan Miftahulnur sedang keluar.

Ridho pun mengakhiri hidup Uus dengan menutup wajah kekasihnya menggunakan bantal, lalu menusuk korban dengan pisau dapur. Setelah itu, Ridho membuang pisau yang digunakan ke selokan. Sementara dua bantal yang berlumuran darah dibawa pulang. Niatnya menghilangkan jejak.

Seharian, Ridho gelisah. Ia susah tidur. Hingga mendengar kabar, Uus sudah ditemukan tewas oleh Satriani, teman sekamar Uus, ia pun datang ke rumah kekasihnya.

Berdasarkan petunjuk dan keterangan Satriani dan Nunu sapaan Miftahulnur, Ridho akhirnya diamankan pihak kepolisian saat berada di lokasi. Dari hasil interogasi yang dilakukan pihak kepolisian, Ridho mengakui perbuatannya.

Kanit Reskrim Polsek Manggala, Iptu Syamsuddin mengatakan, pihaknya sudah menangkap pria bernama Ridhoyatul Khaer sebagai pelaku. Dia adalah mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM).

Saat itu, dia datang ke TKP. Polisi mendapat informasi bahwa dia adalah orang dekat korban. Polisi pun langsung mengamankannya. “Dari hasil interogasi, dia lakukan (pembunuhan) pada hari Jumat sore,” ungkapnya. (ans-ism/arm)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...