Asmaul Husna yang Dibunuh Pacar Sedang Kembangkan Kripik Pisang dan Foto Gif

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, FAJAR -- Asmaul Husna (21) yang tewas ditangan kekasihnya, Ridhoyatul Khaer (21), telah dimakamkan di pekuburan umum, Tettikenrarae, Minggu 15 Desember.

Mahasiswi UIN Alauddin Makassar yang jadi korban pembunuhan itu sempat disemayamkan di rumah duka, di Mario Indah, Takkalala, Soppeng. Warga ramai melayat dan mengantar ke tempat peristirahatan terakhir korban.

Keluarga sangat kecewa terhadap pelaku. Kepergian Uus --panggilan Asmaul Husna-- meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Pihak keluarga berharap pelaku bisa dihukum seberat-beratnya.

Ayah Uus, Makka Caning, masih tidak percaya atas kejadian ini. Ia tidak tidak pernah menduga anaknya ke-5 dari 7 bersaudara mengalami nasib tragis di tangan orang yan dikenalnya.

"Saya meminta aparat kepolisian menghukum pelaku seberat-beratnya. Kalau bisa dihukum seumur hidup,” kata Makka Caning dengan nada sedih.

Kakak tertua Uus, Hamka, menyakini adiknya dibunuh. Uus mengalami luka robek di bagian leher. "Pelaku sungguh tega. Semoga mendapatkan hukuman setimpal," ratap Hamka.

Sementara pelaku, Ridho --sapaan Ridhoyatul Khaer-- disangkakan pasal 338 KUHP, tentang Pembunuhan. Ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun.

Kanit Reskrim Polsek Manggala, Iptu Syamsuddin, mengatakan, pelaku yang sengaja menghilangkan nyawa kekasihnya itu masih dalam penyelidikan. "Kalau nantinya bisa dibuktikan ada perencanaan pembunuhan, maka akan dikenakan pasal berlapis," katanya.

Dibawa ke Soppeng

Keluarga Uus sangat berharap, bahwa pelaku diberikan hukuman yang berat. "Harus diberikan hukuman berat," kata tante korban, Diana.

Diana bersama beberapa keluarganya menjemput jenazah Uus di Rumah Sakit Bhayangkara, Minggu dini hari. Orang tua Uus hanya menunggu di Kabupaten Soppeng.

"Orang tuanya di Morowali. Usaha di sana. Kami yang akan bawa langsung ke Soppeng," bebernya dengan mata berkaca-kaca. Sebelum berangkat, ia bilang Uus memang perempuan yang pendiam. Tetapi, dia sangat rajin dan cerdas.

Sahabat Uus juga mengakui hal itu. Semangat belajar Uus sangat tinggi. Ia sering mengikuti lomba Karya Tulis Ilmiah dan lomba menggambar di kampus. "Memang sih, agak tertutup orangnya. Tapi periang," kata Amal, rekannya di Jurusan Akuntansi UIN Alauddin Makassar.

Selain itu, Uus sepengetahuannya sedang mengembangkan usaha kripik pisang yang dipromosikan melalui media sosial. Termasuk membuat usaha foto gif.

"Mendengar kabar bahwa pacarnya yang bunuh, jujur saya sangat syok. Kaget. Karena Uus itu sangat baik. Saya belum bisa percaya kalau dia sedang hamil," ungkap Amal.

Meski begitu, ia sangat kecewa terhadap Ridho. Apalagi, ia adalah kekasih pertama Uus. "Dia tidak pernah pacaran sebelumnya. Ridho adalah pacar pertamanya," ungkapnya.

Ridho menghabisi nyawa kekasihnya di Perumahan Citra Elok Jalan Tamangapa, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulsel, Jumat, 13 Desember 2019. Kediaman Uus.

Pengakuan Ridho kepada pihak kepolisian, Uus yang sedang mengandung empat bulan menuntut agar segera bertanggung jawab. Uus meminta agar Ridho memberitahu ke orang tuanya.

Tetapi Ridho bersikeras dan menolak permintaan Uus. Ia malu jika orang tuanya tahu bahwa dirinya sudah membuat keburukan. Tidak kuliah dengan benar. Apalagi, Ridho disebut memiliki nama baik di kampungnya, Kabupaten Bone. (ans-asr/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...