Preview Aston Villa vs Liverpool: Terpaksa Gunakan Senjata Cadangan

Selasa, 17 Desember 2019 14:08

Pelatih U-23 Neil Critchley pimpin Liverpool hadapi Aston VIlla di Carabao Cup/Getty Images

FAJAR.CO.ID, VILLA—Liverpool harus bekerja ekstra keras untuk lolos ke babak semifinal Piala Liga Inggris. Menghadapi Aston Villa, dinihari nanti, The Reds hanya bisa memakai senjata cadangan mereka.

LIVERPOOL terpaksa menggunakan skuat U-23 di Villa Park lantaran pemain utama mereka sudah terbang ke Qatar untuk mengikuti Piala Dunia Antarklub. Di Qatar, Liverpool akan memulai pertandingan kontra Monterrey 24 jam setelah laga Carabao Cup ini.

Makanya, tidak ada pilihan lain bagi The Reds selain memaksimalkan pemain muda mereka. Bahkan, pelatih U-23, Neil Critchley yang dipercayakan memimpin tim ini diprediksi akan memainkan tujuh hingga delapan pemain berusia remaja.

Harvey Elliott, Rhian Brewster, Ki-Jana Hoever, Caoimhin Kelleher, Pedro Chirivella, Herbie Kane dan Sepp van den Berg hampir dipastikan akan ada dalam barisan strater. Para pemain muda ini sebelumnya sudah tampil di Piala Carabao saat Liverpool menghadapi Arsenal dan Milton Keynes Dons.

Meski harus memimpin pemain muda, Critchley menegaskan tidak akan minder berhadapan dengan Aston Villa. Bagi Critchley, perempat final Piala Carabao ini menjadi kesempatan unik bagi pemain muda Liverpool menunjukkan kemampuan mereka dan lolos ke semifinal.

“Ini peluang bagus. Keadaan yang tidak biasa, keadaan yang benar-benar sangat unik dan saya tidak yakin itu sering terjadi atau mungkin itu tidak terjadi di masa lalu. Klub jelas telah berusaha menemukan apa yang mereka pikir merupakan solusi terbaik,” katanya di situs resmi Liverpool.

“Ini akan menjadi sesuatu yang kami nikmati. Ini harus menjadi momen paling membanggakan Anda, tetapi jelas bagi mereka dan keluarga mereka yang pertama dan terutama,” lanjut Critchley.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp baru-baru ini menegaskan bahwa sama sekali tidak ada tekanan pada skuat mereka di Piala Carabao dan Critchley menggemakan sentimen itu. Ia mengatakan para pemainnya harus bersikap positif menyongsong laga ini.

“Saya pikir kita tidak akan rugi apa-apa, kita tidak perlu takut dan kita hanya harus melihatnya sebagai peluang. Tandang ke Aston Villa di perempat final, Anda akan berharap itu menjadi tontonan yang sangat baik. Mereka tidak akan mengistirahatkan pemain karena mereka memiliki kesempatan ke semi final,” jelasnya.

Hanya mempersembahkan satu kemenangan di lima laga terakhir, Manajer Aston Villa, Dean Smith jelas memang akan berusaha mengalahkan Liverpool, dinihari nanti. Apalagi, seperti kata Critchley, mereka punya peluang lolos ke babak semifinal.

Smith sendiri mengklaim tidak terlalu khawatir dengan performa timnya meski rentetan hasil buruk sudah membuat mereka frustasi. “Kami saat ini sedang melalui masa yang membuat frustrasi, tetapi saya percaya pada kualitas para pemain,” tegasnya kepada AVFTV.

Smith mengistirahatkan Wesley pada laga terakhir kontra Sheffield United akibat masalah punggung. Tim medis akan memeriksa kembali kondisi Wesley jelang pertandingan melawan Liverpool. Jika ia tidak 100% bugar, Jonathan Kodjia kemungkinan akan kembali jadi starter di lini depan.

Ini akan menjadi pertemuan ke-193 kedua klub di semua kompetisi namun baru yang kedua di Piala Liga Inggris. Pertemuan pertama pada 2002 juga terjadi di babak delapan besar dengan Liverpool unggul tipis 4-3. Terakhir, kedua klub bertemu di Villa Park November lalu dimana Liverpool menang 2-1. (amr)

Prakiraan Pemain

Komentar


VIDEO TERKINI