BAN-SM Tutup Ratusan Sekolah

Kamis, 19 Desember 2019 08:47

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) menutup 114 sekolah dan madrasah yang tidak terakreditasi. Ratusan sekolah yang ditutup berada di Kalimantan, Papua, NTT, Sumatera, dan Banten.

Ketua BAN-SM Toni Toharudin mengatakan, ditutupnya ratusan sekolah ini karena tidak memenuhi layanan pendidikan sesuai standar pendidikan nasional.

Pada mulanya, BAN S/M memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah (pemda) terkait adanya 1.416 sekolah yang berstatus tidak terakreditasi (TT).

“Dari total 1.416, BAN- S/M merekomendasi 114 sekolah dan madrasah ditutup, 46 sekolah/madrasah digabung, dan 1.256 sekolah/ madrasah dibina,” kata Toni, Rabu (18/12)

Menurut Toni, rekomendasi penutupan sekolah/madrasah sudah berdasarkan kondisi lapangan yang ditemui olah para asesor (penilai), baik dari BAN S/M pusat maupun dari provinsi.

“Proses akreditasi ini juga berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,” ujarnya.

Toni menjelaskan, bahwa BAN S/M dalam memberikan rekomendasi sekolah berpatokan pada standar pendidikan minimum (SPM). Misalnya, untuk rekomendasi sekolah harus ditutup, karena sekolah tersebut sudah tidak ada kegiatan pembelajaran atau pun siswa tidak ada.

“Untuk sekolah/madrasah yang terpaksa digabung, karena di daerah tersebut ada sekolah terdekat lain dengan mutu pendidikan lebih baik, maka sebaiknya digabung. Sedangkan untuk kategori dibina, sekolah tersebut melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM),” terangnya.

Komentar