Simpan Sabu-Sabu di Dalam Sepatu, Modus Jaringan Narkoba Asal Aceh

Kamis, 19 Desember 2019 21:29

SEMUA KENA TEMBAK: Para tersangka narkoba yang menyembunyikan sabu-sabu di dalam sepatu dilumpuhkan. (Edi Sudrajat/Jawa ...

FAJAR.CO.ID,SURABAYA– Delapan gembong narkoba yang dilumpuhkan polisi pekan lalu ditunjukkan ke publik kemarin (18/12). Mereka tampak masih terpincang-pincang saat dikeluarkan dari sel. Betis kakinya masih dibalut perban.

’’Ditembak karena berusaha kabur saat penangkapan,’’ ujar Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian. Enam di antara delapan tersangka itu, kata dia, berasal dari Aceh. Masing-masing adalah Dedi, 26; Jubir, 32; Rusli Arif, 38; Farhan, 27; Muhammad Nasir, 20; dan Husen, 27. Dua tersangka lainnya, lanjut Memo, berasal dari Malang dan Tulungagung.

Yakni, Jemy Florentinus Candra, 42, dan Dodi Irawan, 41.

Memo menjelaskan, jaringan tersebut masih berkaitan dengan dua kurir yang ditembak mati di Sukomanunggal beberapa waktu lalu. Dari penyelidikan, polisi mengendus adanya kelompok lain yang beroperasi. Mereka kemudian terendus di Sawojajar, Malang, Senin (9/12).

Di sebuah penginapan, petugas lantas meringkus enam tersangka asal Aceh. Hanya, tidak ditemukan barang bukti dalam penangkapan itu. Sabu-sabu (SS) yang mereka kuasai diketahui berpindah tangan sehari sebelumnya. ’’Diambil tersangka JF (Jemy Florentinus, Red),’’ kata Memo.

Bagikan berita ini:
8
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar