Usik Wiranto, Elite Hanura Bergolak

Kamis, 19 Desember 2019 09:27

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Partai Hanura kini sedang bergejolak. Kubu pendukung Wiranto akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Akan ditunjuk pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Hanura. Hal ini dilakukan menyikapi Munas III Hanura yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan. Dalam Munas tersebut, Oesman Sapta Odang (OSO) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Partai Hanura periode 2019-2024.

“Kita harap nanti ada Pelaksana tugas Ketua Umum. Karena Munas yang sekarang digelar tidak sah. Nanti setelah terbentuk Plt Ketum, kita selenggarakan Munaslub,” tegas Ketua Dewan Kehormatan Hanura Chairuddin Ismail di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (18/12).

Dia menyebut, OSO sudah melanggar pakta integritas yang ditandatangani. Dimana salah satu poinnya adalah menjamin ada tambahan kursi partai di DPR RI. Faktanya Hanura tidak lolos ke DPR RI dalam Pileg 2019. Sehingga, OSO harus bersedia mengundurkan diri dari posisi ketua umum partai sesuai pakta integritas tersebut.

Kubu pendiri Hanura ini menegaskan ingin menyelamatkan partai. “Itu bukan Munas, itu adalah kenduri nasional. Karena nggak ada pertanggungjawaban ketua umum. Masalah anggaran dasar semua tidak dipenuhi,” jelasnya.

Chairuddin mengaku sempat datang ke lokasi Munas III Hanura yang digelar kubu OSO di Hotel Sultan, Jakarta. “Saya monitor. Ada beberapa orang. Yang banyak ngomong itu sebenarnya orang baru yang tidak mengerti partai. Jadi Partai Hanura versi sana itu abal abal. Tidak sah menurut saya,” papar mantan Kapolri ini.

Komentar