Anies Baswedan Jamin Stok Pangan Aman

Jumat, 20 Desember 2019 14:45

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau stok bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, di Gudang Beras...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau stok bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, di Gudang Beras PT Food Station Tjipinang Jaya, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (20/12).

Anies didampingi Direktur PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi, Kepala BKP Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana, dan Direktur Komersial Bulog Mansur.

Dari hasil peninjauannya, Anies memastikan, stok bahan pengan aman hingga akhir tahun. Oleh karena itu, masyarakat tak perlu khawatir akan terjadi fluktuasi harga, karena pasokan bisa terpenuhi.

“Di dalam pertemuan itu terkonfirmasi bahwa pasokan kebutuhan pangan di DKI Jakarta aman. Alhamdulillah stok aman untuk akhir tahun,” kata Anies.

Bahan pokok yang memiliki stok aman yakni seperti beras, gula, daging sapi, daging ayam, telur ayam, minyak goreng, bawang merah, cabe merah, hingga bawang putih. Anies menyebut, kebutuhan pangan masyarakat Jakarta naik rata-rata 5 persen setiap tahun.

“Di dalam rapat TPID kemarin, kita melakukan pemantauan atas pasokan LPG 3 kilogram, dan alhamdulillah pasokannya aman, sehingga Insya Allah di Jakarta tidak akan ada interupsi,” imbuhnya.

Atas dasar itu, Anies menyampaikan apresiasi kepada para pedagang yang telah menjadi pelaku pasar yang baik. Sehingga penyaluran bahan pangan tidak tersendat.

Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi mengatakan, kebutuhan warga Jakarta terhadap beras per bulan yakni 80-90 ton. Sedangkan khusus di Food Station Tjipinang bisa mengcover sekitar 15-18 hari di luar stok tersebut.

“Yang jelas pak Gubernur sudah memerintahkan kita semua untuk backup stok sampai dengan Natal dan Tahun Baru itu aman,” imbuhnya.

Direktur Komersial Bulog Mansur menambahkan, stok beras secara nasional yang dipegang Bulog mencapai 2,2 juta ton. Khusus yang berada di Jakarta sekitar 300 ribu ton. “Jadi untuk hari raya natal dan tahun baru itu cukup dan aman,” pungkasnya. (jpc/fajar)

Bagikan:
6
1
9

Komentar