Hassan Rouhani dan Erdogan Ajak Negara Muslim Lawan “Terorisme Ekonomi” AS

FAJAR.CO.ID, TEHERAN -- Presiden Iran Hassan Rouhani mengajak negara-negara mayoritas Muslim untuk bekerja sama untuk melawan "terorisme ekonomi" AS.

Berbicara pada pembukaan KTT besar negara-negara Muslim yang diadakan di ibukota Malaysia Kuala Lumpur minggu ini, Rouhani mengatakan: "Rezim ekonomi Amerika, dan dolarisasi ekonomi nasional dan global, telah memberi Amerika Serikat kemungkinan untuk memajukannya. hegemoni di bawah ancaman sanksi dan terorisme ekonomi," kata Hassan Rouhani dilansir Iranian, Jumat, 20 Desember.

Rouhani menekankan dunia Islam perlu diselamatkan "dari dominasi dolar Amerika Serikat, dan rezim keuangan Amerika."

Rouhani bukan satu-satunya yang menyerukan tindakan seperti itu, tetapi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga mendesak dunia Muslim untuk mengurangi ketergantungan global pada dolar AS "membebaskan perdagangan bilateral dari tekanan nilai tukar".

Erdogan menyatakan, "Alih-alih berdagang dengan mata uang asing, kami ingin melakukan perdagangan luar negeri dengan mata uang nasional kami," kata Erdogan. "Kami mencoba mengembangkan sistem pembayaran alternatif dengan negara-negara seperti Rusia, Tiongkok, dan Brasil," tambahnya.

Iran telah lama berusaha membebaskan diri dari sistem perbankan ekonomi global, mempromosikan "poros perlawanan" terhadap negara-negara Barat dan ekonomi tempat mereka beroperasi dan yang secara signifikan dipengaruhi oleh ekonomi dan mata uang AS. Itu juga telah menderita di bawah sanksi AS yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menghambat peluang stabilitas ekonomi.

Sumber : iranian
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar


Comment

Loading...