Pembenahan Infrastruktur Wisata Harus Maksimal

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Provinsi Sulsel, Prof. Rudy Djamaluddin memberikan materi dalam acara FGD Outlook Sulsel 2020. (Muhclis Abduh/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Sulsel memiliki banyak potensi wisata andalan. Hanya saja dari sisi infrastruktur pendukung, ternyata masih belum optimal.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Provinsi Sulsel, Prof. Rudy Djamaluddin menyampaikan, pariwisata harus menjadi magnet yang mampu menggerakkan semua sektor. Maka akses dan fasilitas pendukung pariwisata harus diperhatikan.

Rudy mencontohkan penataan jalan masuk ke tempat wisata seperti Toraja dan wisata Bira kedepan menjadi fokus pembenahaan.

“Penataan tidak boleh asal jadi. Tidak boleh setengah-setengah. Harus maksimal,” ungkap Rudy ketika menjadi pembicara dalam acara FGD Outlook Sulsel 2020.

Upaya Pemprov Sulsel kata Rudy pun sangat fokus mendukung pembangunan infrastruktur diwujudkan antara lain dengan menyiapkan anggaran.

“Kita siapkan Rp50 miliar anggaran di tahun 2020 mendatang agar nantinya pariwasata bisa menjadi andalan magnet dalam menarik wisatawan,”imbuhnya. (abd)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR