Anak Sopir Taksi Buktikan Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang Raih Cita-cita

Minggu, 22 Desember 2019 13:04

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Lembaga Pendidikan Penerbangan Tadika Puri menggelar wisuda ke-10. Diikuti 392 wisudawan. Berlangsung di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Sabtu (21/12/2019).

392 wisudawan ini berasal dari empat program studi, yakni staff airlines (341), pramugari-pramugara (25), crew kapal pesiar (23), LPGTK (3).

Momen sakral tersebut diselingi dengan testimoni alumni yang telah bekerja di bandar udara. Salah seorang di antaranya Irfan Ramadana dari Cabang Tadika Puri Landak Baru, selama dua bulan telah menjalani on job training di Bandara Mozes Kilangin Timika.

Irfan seorang anak yang berasal dari keluarga ekonomi ke bawah, ayahnya seorang sopir taksi, sementara ibunya pedagang nasi bungkus di Kota Timika. Sekarang, ia patut berbangga, mimpinya terwujud, ia bekerja di PT Garuda Indonesia.

“Alhamdulilah saya sudah empat bulan kerja di Bandara Mozes Kilangin Timika, cita-cita saya sewaktu SD bisa terwujud,” ungkapnya.

Ia memberikan motivasi kepada wisudawan yang lain, bahwa hidup sederhana dengan keterbatasan ekonomi tidaklah menjadi penghalang untuk menggapai cita-cita.

“Untuk teman-teman seperjuangan yang ingin berhasil, jangan berhenti belajar karena itu akan menjadi bekal saat kita mencari pekerjaan nanti,” sarannya dihadapan wisudawan.

Kabid Manajemen Guru dan Tenaga Pendidikan Disdik Kota Makassar, Dr Panca Nurwahidin mengatakan, alumni harus memiliki softskill untuk bersaing di dunia kerja.

Bagikan berita ini:
7
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar