Hasil Musda PDPM Dituding Tak Sesuai Anggaran Dasar, Tiga Formatur Terpilih Nyatakan Penolakan


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Hasil rapat formatur yang berlangsung saat Musda Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Makassar pada 14-15 Desember lalu ternyata menuai polemik. Pasalnya, rapat formatur yang seharusnya melibatkan sembilan orang formatur terpilih hanya dilakukan oleh enam orang.

Surat penolakan resmi terhadap hasil musda itu pun muncul dan menyebar di media sosial. Dalam surat itu, tiga orang formatur terpilih secara tegas menyatakan penolakan mereka atas hasil musda yang dinilai tidak sesuai dengan AD-ART.

Ada pun tiga orang formatur yang tidak dilibatkan tersebut adalah Ibnu Kudamah (peraih suara tertinggi ke-4), Muhammad Asrullah (suara tertinggi ke-2), dan Ilham Permana (suara tertinggi ke-7).

Dalam pernyataan resmi yang ditandatangani ketiganya dipertegas bahwa hasil keputusan rapat formatur tidak sesuai dengan pasal 11 ayat 2 dan ayat 3 Anggaran Dasar Pemuda Muhammadiyah yang menyatakan bahwa Ketua Pimpinan Daerah dipilih dan ditetapkan oleh 9 (sembilan) anggota formatur yang terpilih pada musyawarah daerah.

Poin kedua dalam pernyataan sikap itu juga menyatakan bahwa hasil keputusan tersebut tanpa melibatkan ke-9 formatur secara utuh. Terkesan terburu-buru dan intoleransi dalam mengambil dan menetapkan keputusan. (sam)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar