Ini Harusnya Rujukan Parpol Menentukan Usungan di Pilkada

Minggu, 22 Desember 2019 21:32

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kegagalan kepemimpinan kepala daerah dinilai merupakan dampak dari perilaku partai politik, yang lebih mementingkan kemampuan finansial dalam mengusung calon. Mereka tak lagi melihat integritas kandidat.

Partai politik pun didesak untuk kembali menjadi ujung tombak dalam memfilter calon pemimpin yang memiliki integritas yang kurang baik.

“Muara utama dari semua problem yang terkait dengan pilkada adalah integritas. Banyak calon pemimpin yang sangat lemah dari sisi integritas, kapabilitas, dan akseptabilitas, namun dapat parpol hanya karena indikator isi tas!” kata pengamat politik dari Universitas Hasanuddin, Andi Irwan Lukman. Minggu, 22 Desember.

Perilaku parpol yang mementingkan kemampunan finansial calon di atas segalanya menjadi penyebab lahirnya banyak pemilih pragmatis. Sifat pragmatisme ini bahkan menjalar hingga ke penyelenggara pemilu. Diketahui cukup banyak penyelenggara pemilu yang dipecat DKPP karena masalah integritas.

“Tugas kita dan masyarakat adalah bagaimana kita mendorong parpol supaya dalam mengusung calon harus mempertimbangkan tiga aspek utama: melihat dari sisi integritas, memilih dari sisi kapasitas, dan menentukan usungan dari sisi akseptabilitas,” tandasnya. (bay/fajar)

Bagikan berita ini:
2
2
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar