Kepala Staf Koopsau II Pimpin Upacara Peringatan Hari Ibu

Senin, 23 Desember 2019 13:18

Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro bertindak sebagai Irup pada upacara peringatan Hari Ibu di Makoopsau II.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Upacara Peringatan Hari Ibu (PHI) yang mengambil tema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju” dilaksanakan secara sederhana, di lapangan Apel I Markas Koopsau II Makassar, Senin (23/12/2019). 

Peringatan yang dipimpin Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro sebagai inspektur upacara (Irup), diikuti seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Koopsau II dan Kosekhanudnas II Makassar.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak   Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati dalam sambutannya dibacakan Kepala Staf Koopsau II Marsekal Pertama TNI Andi Kustoro mengatakan, hakikat peringatan hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda akan arti dan makna hari ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Lebih lanjut I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi cita-cita dan semangat persatuan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tenteram, damai, adil dan Makmur sebagaimana di deklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

“Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah tersebut, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional, sekaligus sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dan diperingati setiap tahunnya, baik di dalam dan luar negeri,” ungkapnya.

Menurutnya, perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang dituntut untuk sadar dan aktif meraih akses dan kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam berbagai bidang pembangunan. Oleh karena itu, PHI diharapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan, dan pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak sekaligus agen perubahan (agent of change).

Pada kesempatan ini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia mengajak semua perempuan untuk terus maju, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan tentunya akan bersama laki-laki menjadi kekuatan besar yang memastikan terwujudnya SDM unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Maju. (lis)

Komentar