Dirut PLN Zulkifli Zaini Terbebani Warisan Utang Rp604,46 Triliun

Rabu, 25 Desember 2019 11:47
Belum ada gambar

Selain itu, kendala terbesar PLN dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) adalah banyaknya kapasitas pembangkit termal, yakni PLTU (pembangkit listrik tenaga uap) dan PLTG (pembangkit listrik tenaga gas), yang akan beroperasi pada rentang 2021 hingga 2024. ”Meskipun kapasitas EBT mencapai 12 persen, penyaluran listrik masih di bawah 7 persen,” beber Fabby.

Dukungan positif kepada Dirut baru PLN juga datang dari asosiasi-asosiasi yang selama ini bermitra dengan PLN. Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia Pandu P. Sjahrir menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh terpilihnya Zulkifli sebagai Dirut dan Amien Sunaryadi sebagai komisaris utama PLN. ”Ini merupakan kombinasi yang serasi antara profesionalisme dan transparansi. Kami sebagai pelaku di industri ini berharap, dengan pengalaman Pak Zulkifli sebagai profesional di Bank Mandiri dan Pak Amien sebagai wakil ketua KPK, dapat mendukung upaya PLN meningkatkan profesionalisme dan transparansi perseroan,” ujar Pandu.

Di pihak lain, Ketua Umum Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) Arthur Simatupang menyampaikan apresiasinya kepada pemimpin baru PLN. APLSI berharap iklim investasi ketenagalistrikan di Indonesia semakin kondusif. ”Sehingga semua pelaku usaha, termasuk swasta, dapat lebih berperan dalam mendukung PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia.” (jpc/fajar)

Bagikan berita ini:
6
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar