Misriani Polisikan Komisioner KPU Sulsel


FAJAR.CO.ID, MAKSSAR — Misriani Ilyas secara resmi telah melaporkan KPU Sulsel ke Polda Sulsel. Pihaknya menduga ada tindak pidana yang dilakukan oleh KPU dalam menempatkan keterangan palsu dalam autentik pergantian Misriani.

Melihat surat tanda terima laporan nomor STTLP / 457 / XII / 2019 / SPKT, Asnawi Patandjengi selaku kuasa hukum Misriani Ilyas secara resmi telah melaporkan Faisal Amir CS ke Polda Sulsel.

Dugaan tindak pidana yang membuat kuasa hukum Misriyani geram. Ia menduga ada pemberian keterangan palsu ke dalam akta autentik. Seperti dimaksud dalam pasal 266 ayat 1 KUHP.

“Saya persoalkan adalah konsideran dari SK KPU Nomor 220 tanggal 2 Desember 2019 sebagai perubahan atas SK KPU Nomor 158 tanggal 13 Agustus 2019. Isinya tentang penggantian Ibu Misriyani sebagai caleg terpilih,” ungkap Kuasa Hukum Misriyani Ilyas, Asnawi P Patandjengi, kepada Fajar.

Salah satu poin dalam konsideran SK itu, kata Asnawi, mengatakan bahwa KPU Sulsel mengeluarkan SK bernomor 220 tertanggal 2 Desember 2019 untuk melaksanakan pasal 32 ayat 8 PKPU Nomor 5 Tahun 2019.

“Inti bunyi pasal itu adalah KPU dalam melaksanakan penggantian caleg terpilih itu harus dilaksanakan paling lambat 14 hari sejak caleg terpilih itu berhalangan tetap,” beber Asnawi.

“Keyakinan kami adalah caleg terpilih dianggap berhalangan tetap setelah diberhentikan oleh Partai Gerindra,” tambahnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar