Misriani Polisikan Komisioner KPU Sulsel

Menurut Asnawi, surat DPP Gerindra ke KPU Sulsel dengan perihal pemberitahuan bahwa Misriyani diberhentikan sebagai anggota partai, meminta penundaan pelantikan dan pergantian Misriyani itu tertanggal 17 September.

"Kalau kita mengacu atau merujuk ke situ (surat DPP Gerindra ke KPU Sulsel), maka itu sudah lewat dari 14 hari. Bahkan sudah hampir 90 hari baru diproses. Pertanyaannya, sejak kapan sebenarnya caleg terpilih dianggap berhalangan. Persoalannya di situ," ketusnya.

Oleh karena itu, Asnawi yakin dalam SK KPU tersebut, ada keterangan yang tidak benar alias dipalsukan.

"Seolah-olah bahwa SK KPU itu dikeluarkan untuk disampaikan kepada publik bahwa KPU Sulsel sudah melaksanakan penggantian ini sesuai perintah pasal 32 ayat 8 PKPU Nomor 5 Tahun 2019 tadi," demikian Asnawi.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir tak mempersoalkan laporan tersebut. Menurutnya, KPU Sulsel sudah menjalankan tugasnya sesuai aturan.

"Kita hargai itu haknya orang. Intinya kita hargai semua proses hukum yang ada. Tidak masalah," singkat Faisal Amir. (bay)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...