Didesak Mundur Pihak Istana, Ketua KPK Firli Bahuri Bilang Ini

Kamis, 26 Desember 2019 15:22

Ketua KPK Firli Bahuri (kanan) berjabat tangan dengan Ketua KPK sebelumnya Agus Raharjo usai saat serah terima jabatan. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

“Perlu (mundur dari jabatan lama). Itu sudah clear di UU KPK bahwa Dewas tidak boleh rangkap jabatan. Jadi harus mundur/nonaktif dari jabatan lain,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono dikonfirmasi, Rabu (25/12).

Dini menyampaikan, Pimpinan KPK tidak boleh merangkap jabatan. Karena dalam Pasal 29 UU Nomor 19 tahun 2019 tentang KPK, dijelaskan bahwa semua jabatan harus dilepaskan oleh pimpinan KPK.

Termasuk Ketua KPK Komjen Polisi Firli Bahuri yang masih aktif di Kepolisian. Menurutnya harus non-aktif. Kini Firli masih tercatat sebagai Analisis Kebijakan Utama Badan Pemelihara Keamanan Polri.

“Pasal 29 tersebut berlaku juga terhadap beliau. Jadi harus non-aktif dari jabatan lain selama menjabat sebagai pimpinan KPK,” katanya. (jpc/fajar)

Bagikan berita ini:
2
4
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar