Antisipasi Ujaran Kebencian Jelang Pilkada, Polres Maros Lakukan Pemantauan Medsos

Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon.

FAJAR.CO.ID, MAROS — Kepolisian Resort (Polres) Maros terus melakukan pemantauan kondisi keamanan di wilayah hukumnya menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jelang Pilkada 2020.

Apalagi hingga akhir tahun ini kondisi keamanan di Maros terbilang kondusif.

Selain memantau kondisi wilayah, Polres Maros juga telah membentuk Tim Cyber yang akan memantau arus lalu lintas informasi utamanya di Media Sosial yang disinyalir bisa mengganggu kondisi keamanan jelang Pilkada.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Maros, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Musa Tampubolon, mengimbau agar masyarakat lebih bijak menggunkaan media sosial.

Sebab, saat ini sudah ada Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang membatasi ruang gerak dalam dunia maya dan mengatur teknologi informasi secara umum.

Dia menjelaskan, UU ITE ini sebenarnya mengatur banyak hal untuk pengguna online (netizen) mulai dari transaksi dan lain-lain untuk menangkal cyber crime, tetapi khusus pasal 28 tentang berita bohong dan menyesatkan serta ujaran kebencian dan permusuhan masih kurang diperhatikan masyarakat utamanya pengguna medsos seperti facebook.

Ia menilai, selama ini masih banyak pengguna facebook yang dalam mengungkapkan ekspresinya terlalu berlebihan sehingga tidak menyadari hal ini sudah memiliki payung hukum.

Apalagi, menurutnya, Kabupaten Maros selama ini dikenal sebagai daerah yang selalu menjunjung tinggi budaya saling menghormati sehingga dalam setiap kontestasi selalu dalam kondisi aman.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar

Saksikan video berikut: