Eksistensi KKSS Batam di Perantauan

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, BATAM — Warga Sulawesi Selatan yang berada di tanah rantau, khususnya di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau semakin menunjukkan eksistensinya. Wujud eksistensi mereka tunjukkan melalui wadah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Sebanyak 30 ribu warga Sulsel bermukim di Batam dan berada dalam naungan KKSS. Basis mereka tersebar di wilayah Bengkong, Nongsa, Tanjung Sengkuang, Batu Merah, Batu Aji, Sei Beduk, dan Sekupang.

Pengurus KKSS Batam yang juga Ketua BPCK Kecamatan Sagulung, Yoga Alamsah mengakui eksistensi KKSS sangat luar biasa. “Kita semua saling menjaga di perantauan khususnya di Kota Batam. Mau itu Suku Mandar, Bugis, Toraja, dan Makassar. Kita semua bersatu padu dalam naungan KKSS,” paparnya.

Yoga menambahkan, aktivitas rutin yang digelar KKSS Batam baik pengurus BPD maupun BPC sangat padat. Seperti mengadakan silaturahmi atau pertemuan sebulan sekali, mengadakan pengajian rutin, bakti sosial dengan membantu warga Sulsel di perantauan yang kurang mampu.

“Bantuan itu lewat aksi bansos. Untuk ibu-ibu yang tergabung dalam IWSS dengan mengadakan arisan bulanan dan masih bnyak lagi. Semua kegiatan ini rutin berjalan terus di setiap kecamatan,” papar Yoga sembari menyebut berkat kesolidan warga KKSS, berhasil mendudukkan beberapa putra asal Sulsel di parlemen (DPRD) Batam.

Ketua BPD KKSS Kota Batam, Masrul Amin menjelaskan, persatuan warga Sulsel di Batam sangat kuat. “Saya berharap pengurus BPC betul-betul bisa berkordinasi dengan BPD. Bahkan, tingkat di atasnya lagi supaya masyarakat bisa memberikan kontribusi yang terbaik buat warga masyarakat khususnya warga Batam yang berasal dari Sulawesi Selatan,” harap Masrur yang berprofesi sebagai pengacara. (ram)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar