Pengembangan Budidaya Ikan Nila Hasil Rekayasa Genetika BPPT di Toraja

Jumat, 27 Desember 2019 00:17
Pengembangan Budidaya Ikan Nila Hasil Rekayasa Genetika BPPT di Toraja

Dadan menjelaskan, inovasi tersebut dilakukan pada spesies nila agar kedepannya bisa meningkatkan nilai perekonomian masyarakat lokal.

“Ikan-ikan nila tersebut memiliki berbagai keunggulan yang disesuaikan dengan tantangan lingkungan dan ekonomi yang dihadapi,” jelas Dadan.

Perlu Sentuhan Teknologi

Mengamini pernyataan Sekretaris Utama BPPT, Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara, Rede Roni Bare mengakui bahwa keseharian masyarakat di wilayahnya mengandalkan sektor pertanian dan perkebunan.

Meski begitu pihaknya menginginkan produktivitas pada sektor tersebut dapat ditingkatkan. Agar perekonomian masyarakat juga terus membaik.

“Meski sudah mengenal konsep mina padi sejak lama, namun butuh sentuhan teknologi, untuk peningkatan produktivitas kedua sektor penggerak ekonomi masyarakat tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan juga oleh Sekretaris Utama BPPT bahwa pada 100 tahun Indonesia merdeka nanti, yakni Tahun 2045 negeri ini akan dianugerahi bonus demografi. Suatu kondisi dimana jumlah usia produktif antara 15 – 64 tahun mendominasi jumlah penduduk secara nasional.

Bonus demografi tersebut diyakini Dadan pun akan berlaku di wilayah Toraja Utara. Hal itu menurutnya, harus diiringi oleh penguasaan teknologi.

Bagikan berita ini:
1
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar