Unggah Bakal Calon di Instagram, Rusdi Masse Dinilai Bawa Kebangkitan Gaya Politik Baru

Rusdi Masse

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tiga hari terakhir, Sulsel dikejutkan oleh sikap politik Rusdi Masse. Ketua DPW Nasdem Sulsel itu bermanuver melalui media sosial. Melalui akun instagramnya, @rusdimasse, ia mengunggah para bakal calon kepala daerah secara bersamaan.

Spekulasi berkembang, postingan yang diunggah oleh Ketua DPP Nasdem Bidang Organisasi, Keanggotaan, & Kekaderan (OKK) itu sudah memberi sinyal rekomendasi akhir Partai Nasdem di Pilkada serentak tahun depan.

Alhasil, unggahan itu pun menyita perhatian publik. Tak hanya kalangan masyarakat, elite partai politik di Sulsel pun menerka-nerka gaya politik yang diperlihatkan anggota Komisi III sekaligus Wakil Ketua Banggar DPR RI itu.

Apalagi, mengingat kondisi sekarang ini, hampir semua kandidat yang maju di Pilkada di Sulsel tengah gencar-gencarnya meyakinkan Partai Nasdem. Baik yang berstatus sebagai kader maupun eksternal.

Bagi Lembaga Konsultan Politik salah satunya Nurani Strategic yang berkantor di Makassar berpendapat Rusdi Masse membawa kebangkitan gaya politik baru di Sulsel.

“Pak Rusdi Masse punya insting yang lebih tajam untuk menangkap peluang atas kondisi politik terakhir di sulsel,” kata Direktur Eksekutif Nurani Strategic, Nurmal Idrus, Jumat, 27 Desember 2019.

Sekadar diketahui, Rusdi Masse diunggahannya ia memasangkan lima pasangan calon. Kelimanya adalah, Makassar, Bulukumba, Soppeng, Maros, dan Pangkep.

Menariknya, RMS menggabungkan dua kekuatan besar di setiap daerah tersebut.

Di Makassar, ia mengunggah foto Moh Ramdhan Pomanto alias Danny, dan Irman Yasin Limpo (None). Keduanya diketahui, sama-sama calon kuat di Pilwalkot Makassar.

Kemudian di Bulukumba, Rusdi Masse juga sepertinya ingin menggabungkan dua kekuatan besar yakni Askar HL dengan Tomy Satria Yulianto. Hampir di dua daerah ini tidak ada yang prediksi jika akhirnya benar akan berpasangan. Selama ini berhadap-hadapan sebagai lawan di Pilkada.

Di Soppeng, incumbent Kaswadi Razak dipasangkan Luthfi Halide. Sementara Maros, Harmil Mattotorang-Ilham Najamuddin. Terakhir, di Pilkada Pangkep, kadernya yakni M Yusran disandingkan petahana wabup yakni Syahban Sammana.

“Kemudian apa yang dilakukannya adalah bentuk kematangannya dalam berpolitik. Pak Rusdi bisa menangkap keinginan publik yang gamang dengan banyaknya isu beredar dan lalu mengisinya dengan wacana seperti itu,” sambung mantan Ketua KPU Kota Makassar tersebut.

Meski begitu, dirinya pun melihat bahwa apa yang dilakukan Rusdi Masse tersebut bagian dari strategi test on the water. Ia menguji respons publik atas wacana yang dia lemparkan.

“Ia ingin mengetahui sampai sejauh mana publik menerima dan merespon formasi itu. Karena masih berupa test, maka peluang untuk berubahnya formasi sangat besar tergantung kondisi terakhir atas respons publik atas wacana yang dilemparnya,” tambahnya.

“RMS mencuri start dengan melempar wacana pasangan yang kemudian menguatkan posisinya sebagai pengendali utama politik sulsel,” sambungnya lagi.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse mengaku sudah melakukan pertimbangan. Hanya saja ia tak ingin berkomentar banyak terkait hal tersebut. “Silakan dimaknai saja,” singkat pria berakronim RMS itu. (taq)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar