Belajar Bawa Mobil, Innalillah… Siswa SMA Ditemukan Tewas di Sungai

Sabtu, 28 Desember 2019 17:51

korban yang tewas tenggelam saat dibawa keluarganya.

FAJAR.CO.ID, MAROS — Siswa kelas 2 SMAN 22 Makassar, Ahadi Darmawan (17), tewas setelah tenggelam di sungai Duaan Pucak Desa Pucak Kecamatan Tompobulu, Sabtu, 28 Desember 2019.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban bersama temannya Muh Ammar Usman (16) dan guru karate, Mardi (36) terbawa arus saat hendak menyeberangi sungai.

Salah seorang rekannya yang ikut bersama korban, Muh Ammar Usman, mengatakan, kronologis kejadiannya berawal saat mereka bertiga hendak ke air terjun. Namun, karena jembatan sudah tidak ada mereka pun memilih melintas di bebatuan sungai.

“Jadi waktu terpeleset korban tarik saya, kemudian terbawa arus. Saya sempat berpegangan sebelum Ahadi melepaskan tangan saya. Saya ditolong sama Mardi sementara almarhum langsung tenggelam,” kata siswa kelas 2 SMK/SMTI Makassar ini.

Setelah berhasil diselamatkan, Ammar sapaan akrabnya segera mencari pertolongan ke rumah warga. “Lama baru dicari, satu jam kemudian baru didapat,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Tompobulu, Iptu Saharuddin, mengatakan, setelah personel Tompobulu menerima informasi mengenai kejadian ini langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kita langsung ke TKP dan melakukan pencarian korban,” katanya.

Setelah dilakukan pencarian, kata dia, korban kemudian ditemukan dan langsung dibawa ke ruang jenazah RSUD Salewangang Maros.

Kronologis kejadiannya, kata dia, berawal saat korban bersama teman dan seorang gurunya izin untuk belajar bawa mobil.

Komentar