Bupati Indah Masuk Nominasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

0 Komentar

Indah Putri Indriani

FAJAR.CO.ID, MASAMBA — Kerja keras Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengembangkan kebudayaan membuahkan hasil.

Indah Putri Indriani masuk nominasi 10 bupati dan wali kota se-Indonesia sebagai penerima Anugerah Kebudayaan, dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

Mereka adalah Bupati Luwu Utara Indah Putri Indrini, Wali kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Bupati Tubaba (Lampung) Umar Achmad, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Bupati Serdang Bedagai (Sumut) Soekirman, Bupati Gunung Kidul Badingah, Wali Kota Baubau AS Tamsir, dan Bupati Tabalong Anang Syakhfiani.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Luwu Utara, Arief R Palallo, mengatakan, Luwu Utara masuk nominasi dalam ajang Hari Pers Nasional (HPN) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Februari 2020.

“Alhamdulillah, Bupati Lutra masuk nominator Anugerah Kebudayaan PWI Pusat,” ungkap Arief. Arief menyebutkan, ada 10 Kepala Daerah yang masuk nominasi.

10 Bupati/Wali Kota Nominator Anugerah Kebudayaan PWI Pusat ini berhak maju ke babak presentasi yang akan dilaksanakan pada 8-9 Januari 2020 mendatang di Kantor PWI Pusat Jakarta.

“Sebagai salah satu nominator, Ibu Bupati akan melakukan presentasi tentang bagaimana upaya pemerintah daerah dalam membangun wilayah berbasis kebudayaan,” jelas Arief.

Ia menyebutkan, dewan juri ajang Anugerah Kebudayaan PWI Pusat adalah mereka yang ahli dan kompeten di bidangnya. Ada dari kalangan akademisi, budayawan, dan jurnalis.

“Dewan juri ada lima orang, dan bukan orang sembarangan, mereka ahli di bidangnya,” kata Arief.

Kelima Dewan Juri itu adalah Ninok Leksono (Kompas/Rektor Universitas Multimedia Nusantara), Agus Dermawan (Pengamat/Penulis Seni, Budaya, Pariwisata), Atal S Depari (Wartawan/Ketua Umum PWI Pusat), Yusuf Susilo Hartono (Pengurus PWI Pusat/Pemred Majalah Galeri), dan Nungki Kusumastuti (Penari, Bintang Film, Dosen Institut Kesenian Jakarta, Direktur IDF). Nama terakhir disepakati sebagai Ketua Dewan Juri. (shd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...