Sempat Tertinggal 0-2, Pahlawan Wolves Tidak Percaya Bisa Kalahkan Manchester City

Pemain Wolves ingin jadi penakluk pertama Liverpool/Screenshot/YouTube

FAJAR.CO.ID, WOLVERHAMPTON—Pahlawan kemenangan Wolverhampton Wanderers, Matt Doherty mengaku hampir tidak bisa mempercayai mereka bisa mengalahkan Manchester City. Makanya, ia menegaskan, hasil ini istimewa.

“Ini cukup istimewa. Mereka unggul 2-0 pada satu titik. Saya hampir tidak dapat mendengar diri saya berbicara! Bisa bangkit kembali itu tidak dapat dipercaya. Kami tidak pernah menyerah dan itu meringkas bentuk kami saat ini,” katanya berbicara kepada Amazon Prime dikutip dari BBC.

“Saya sedikit kecewa bahwa kami tertinggal 2-0 karena kami seharusnya membuatnya lebih mudah bagi diri kami karena mereka bermain dengan 10 orang. Kami harus pulih dan pergi lagi dalam dua hari,” lanjutnya.

Ia secara khusus memuji Adama Traore yang mengawali kebangkitan timnya dan juga memberi assist. “Dia tidak bisa dipercaya dan senang bermain bersama dia. Dia mencetak gol dan mendapat assist sekarang. Dia dalam bentuk bagus dan sulit dipercaya musim ini!” ujarnya.

Pada laga di Molineux, Wolves (Serigala) julukan Wolverhampton unggul jumlah pemain sejak menit ke-10 setelah kiper City, Ederson dikeluarkan dari lapangan karena melakukan pelanggaran terhadap Diogo Jota di luar kotak penalti.

Namun, City bisa unggul dua gol lebih dulu melalui Raheem Sterling. Gol pertama lahir di menit ke-28 setelah dua intervensi kontroversial oleh VAR. Satu untuk memberi City hadiah penalti, kemudian memerintahkan eksekusi ulang, keduanya diselamatkan Rui sebelum Sterling menyelesaikan bola rebound dari kesempatan kedua.

Raheem Sterling menggandakan keunggulan di menit ke-50. Wolves lalu bangkit di menit ke-55 dengan gol Adama Traore. Pada menit ke-82, Wolves menyamakan kedudukan lewat gol Raul Jimenez.  Kemenangan tuan rumah kemudian ditentukan oleh Matt Doherty di menit ke-89. (amr)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar