Bursa Pelatih PSM: Kadir Menunggu, Simon Dipertimbangkan

Senin, 30 Desember 2019 16:33

Simon Mcmenemy

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Managemen PSM menjanjikan, kalau sebelum tahun baru pelatih kepala Pasukan Ramang sudah tiba. Nah saat ini dua nama kandidat sedang ramai dibicarakan. Yakni Abdul Kadir Yahaya dan Simon Mcmenemy.

Meski belum ada yang pasti, tetapi Kadir pada dasarnya juga masuk dalam radar managemen PSM. Sebab secara trek rekor yang dimiliki oleh pelatih asal Singapura itu juga cukup lumayan.

Di Singapura, Kadir tercatat sebagai pernah menjadi pelatih kepala timnas U-15, U-16, U-17, dan U-19. Di level klub itu melatih Tampines Rovers dan membawanya masuk AFC Cup.

Managemen PSM memang memberi signal kalau kandasnya Gomez dan beberapa pelatih lain seperti Dejan dan Vincenzo, membuat mereka harus berburu pelatih ulang. Disebutkan oleh managemen PSM, salah satunya ada pelatih dari Singapura itu.

Agen Abdul Kadir Yahaya kepada FAJAR yakni Direktur 2touchinternational, Khairul Asyraf, mengatakan, usai pertemuan dengan CEO PSM Munafri Arifuddin beberapa waktu lalu, pihaknya masih menanti perkembangan lebih lanjut dari managemen PSM.

“Pak Appi belum beri kabar ke saya,” aku Khairul, Sabtu 28 Desember.

Perihal salah satu kandidat pelatih yang sempat dirmorkan merapat ke PSM yakni Simon Mcmenemy. Kini nama Eks pelatih timnas itu, kembali ramai dibicarakan.

Sekretaris Jenderal Red Gank, Sadakati Sukma, mengaku, pada dasarnya banyak suporter yang menginginkan Mario Gomez. Sebab dinilai, pelatih asal Amerika Latin itu mampu membuat Borneo FC bermain baik di liga musim 2019.

“Karena Gomez sudah tidak bisa, kalau misalnya Simon, itu sebetulnya lebih bagus jika dibandingkan dengan Milo yang dulu sempat juga dikabarkan bakal melatih PSM,” jelasnya.

Meski Simon gagal di Timnas, lanjut Sadat, tetapi pelatih asal Skotlandia itu punya catatan bagus saat membawa Bhayangkara FC juara di liga tahun 2017.

“Tetapi siapa pun pelatih nantinya, PSM itu perlu pelatih yang seperti bapak. Artinya mampu berkomunikasi dengan baik dengan pemain-pemainnya,” katanya.

Eks Pelatih PSM, Assegaf Razak, mengutarakan, kalau PSM adalah tim yang berbeda dengan klub lainnya. Karena Pasukan Ramang adalah tim yang punya sejarah dan tradisi tersendiri.

Menakar Kadir atau Simon, bagi pengamat sepak bola itu, masing-masing punya kelebihan. Di Singapura atau di level kompetisi Asia, Kadir punya catatan bagus. PSM juga butuh yang demikian sebab akan melakoni Piala AFC 2020 nantinya.

“Simon juga bagus kalau sudah tidak ada opsi yang lain. Karena telah mengenal kompetisi yang ada di Indonesia,” nilainya. (gsa/tam)

Bagikan berita ini:
9
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar