E-Rapor Serentak, Tingkat Kepercayaan Penilaian Siswa Makin Tinggi

Suasana penerimaan rapor di salah satu sekolah di Pinrang. (FOTO: ISTIMEWA)

FAJAR.CO.ID -- Penyerahan rapor tingkat SMA/SMK di Kabupaten Pinrang pada 27 Desember 2019 lalu menyisakan cerita menarik. Ada senyum semringah dari para siswa karena menerima rapor.

Tentu bagi siswa yang memiliki nilai bagus akan seperti itu, tetapi bagi siswa yang nilainya kurang baik menjadi ajang komtemplasi untuk memperbaiki diri dari nilai capaian yang diperolehnya.

Namun ada yang berbeda dengan rapor yang diterima oleh peserta didik tahun ini. Jika sebelumnya, tahun lalu terdapat tiga versi maka tahun ini, sisa satu versi.

Tiga versi beragam yang pernah diterapkan sebelumnya rapor yang dicetak secara manual atau ditulis tangan, dan rapor yang diinput dengan aplikasi excel, dan terakhir e-rapor tersinkron dapodik.

"Pinrang tahun ini, termasuk wilayah X lainnya yaitu Enrekang dan Toraja, berusaha untuk memanifestasikan dan memaksimalkan inovasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbud. Pemerintah pusat telah merilis aplikasi e-rapor sehingga teknologi informasi tersebut harus segera diterapkan di tingkat sekolah," kata Baharuddin Iskandar, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.

Menurut Bahar, e-Rapor merupakan upaya mewujudkan pendataan yang menyeluruh dan terintegrasi dengan sistem pendataan berbasis teknologi informasi yang dikenal dengan nama sistem Dapodik atau Data Pokok Pendidikan yang di dalamnya wajib terinput data nilai peserta didik.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...