Demo Pembangunan Tower, Saifullah: Yang Masalah Kalau Kebutuhan Masyarakat Juga Diabaikan

0 Komentar

Ketua Komisi 1 DPRD Bone, Saifullah Latif bersama Wakil Ketua DPRD Indra Jaya, Adriani, Muhammad Wahyu Herman, dan Suharni saat menerima aspirasi. (FOTO: AGUNG PRAMONO/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Aliansi Masyarakat Peduli Bone melakukan aksi demonstrasi di Kantor DPRD Bone Kamis (02/01/2020). Mereka menolak pembangunan tower.

Jenderal Lapangan (Jenlap), Andi Ardiman mengatakan, apakah pemerintah dan legislatif tidak peka. Legislator merupakan wakil rakyat yang menggawangi anggaran justru terkelabui dengan pembangunan tower yang tidak menyangkut kepentingan publik.

“Seolah-olah kami masyarakat terkelabui. Hal apa yang mendasari hingga nomenklatur itu diubah, sementara ada nomenklatur baku bisa dipakai,” katanya.

Aksi demonstrasi itu diterima langsung oleh Ketua Komisi 1 DPRD Bone Saifullah Latif, Wakil Ketua DPRD Indra Jaya, Adriani, Muhammad Wahyu Herman, dan Suharni.

Menurut Saifullah, terkait dengan rencana pemerintah membangun tower memang benar sudah dianggarkan di APBD yang diusulkan oleh Pemda. Ditetapkan oleh 45 anggota dprd melalui rapat komisi, banggar dan paripurna.

“Tower tidak masuk dalam mandatory spending. Tapi, ada perintah dari regulasi dari APBD. Sementara pembangunan tower juga infrastruktur. Pembangunan tower kepentingan publik bukan pelayanan publik. Maka itu yang mendasari kami dalam mandatory spending,” ucapnya.

Legislator PBB itu menegaskan, tindak lanjutnya akan dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pimpinan. Yang pasti dalam pembangunan tower anggarannya Rp100 miliar tidak mutlak dari kabupaten.

Kalau dipertanyakan pembangunan tower ini bukanlah kebutuhan mendesak. Kalau itu mendesak akan menjadi prioritas utama. “Sekarang prioritas utama infrastruktur pelayanan publik. Yang tidak boleh adalah menganggarkan tower lantas kebutuhan masyarakat diabaikan. Pembangunan tower juga kepentingan publik,” jelasnya. (gun)

Ketgam:

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...