Unhas Kita, Kinerja dan Target Mendukung Catch WCU

0 Komentar

Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu

Oleh: Dwia Aries Tina Pulubuhu
(Rektor Universitas Hasanuddin)

Mengawali langkah di tahun 2020, rasa syukur atas anugerah umur yang berkah, kesehatan yang prima, serta keluasan pengetahuan yang terus bertambah senantiasa harus kita panjatkan kepada pemilik dunia dan segala isinya, Allah SWT. Rasa syukur adalah pengingat bahwa kita secara pribadi dan almamater tercinta Universitas Hasanuddin telah melakukan yang terbaik dan pastinya Tuhan Yang Maha Kuasa memberi jawaban terbaik atas doa dan upaya kita. Selain itu juga menjadi penanda bahwa perjalanan kita dan Unhas adalah hal yang selalu bertautan.

Satu langkah adalah awal dari sebuah perjalanan panjang. Kalimat bijak ini juga mengandung makna yang sangat filosofis, tidak hanya sebagai penanda sejarah namun juga sebuah bukti atas niat dan tekad yang kuat untuk terus menjaga eksistensi diri. Demikian pula halnya dengan Unhas. Unhas dulu, kini, dan akan datang adalah sebuah transformasi tiada akhir. Menengok kiprah Unhas masa lalu, melanjutkan dan meningkatkan capaian masa kini, sembari merancang dan merencanakan inovasi dan terobosan masa depan adalah tugas yang tak mungkin berakhir. 
Tentu tak melupakan bahwa setiap yang telah berlalu dan masa depan tentu saja akan memiliki dinamikanya sendiri.

Momentum awal tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk kita melihat kembali posisi capaian kita selamat setahun, selanjutnya dilakukan penguatan dalam rangka mencapai level terbaik.

Alhamdulillah, tahun 2019 kita lalui dengan sejumlah capaian, karya dan prestasi. Unhas kembali menempatkan diri pada peringkat 8 klasterisasi PT se Indonesia oleh Kemenristekdikti. Pada tataran QA Asian University Rangking (AUR), Unhas berada pada posisi 401-450. Penghargaan lain adalah Widyapadhi sebagai PT terbaik pada kategori Manajemen Inovasi Hakteknas 2019.

Ada 9 prodi yang memperoleh Akreditasi Internasional dari 3 lembaga akreditasi internasional (ASIIN, AUN-QA, ABEST21) sehingga menggenapkan 23 prodi memperoleh pengakuan inernasional hingga akhir 2018. Untuk akreditasi ABET, 2 prodi menunggu hasil akhir. Sebuah catatan penting bahwa setiap fakultas di Unhas setidaknya memiliki minimal 1 prodi terakreditasi internasional. Di level akreditasi nasional, sepanjang 2019, ada 18 prodi yang memperoleh akreditasi A dari 30 prodi yang divisitasi, sisa nya 12 prodi memperoleh akreditasi B karena merupakan prodi baru. Secara total, Prodi S1 terakreditasi A telah mencapai 86,7%.

Di bidang kemahasiswaan, ada 212 penghargaan nasional dimana 91 diantaranya adalah peringkat 1 (emas) serta 31 penghargaan internasional dengan 12 adalah merupakan peringkat 1 (emas) yang dihasilkan oleh mahasiswa Unhas. Selain itu, Unhas dinobatkan sebagai Top 10 klasterisasi kemahasiswaan Kemenristekditi. Dari sisi kelembagaan mahasiswa, terbentuknya BEM universitas menandakan tingkat kematangan mahasiswa Unhas makin baik dimana bisa ikut berperan dalam menjadikan kualitas kebijakan Unhas yang lebih baik.

Untuk bidang riset, 1425 publikasi Scopus dihasilkan oleh dosen dan peneliti Unhas (top 5 2019). Kekayaan intelektual granted sejumlah 192 berupa 23 paten, 166 hak cipta dan 3 merek (top 3 Nasional). Kinerja penelitan Unhas berada pada peringkat 8 nasional. Riset kolaborasi juga menunjukkan hasil yang nyata. Kolaborasi riset dengan mitra internasional termasuk mitra non pemerintah berjalan dengan sangat baik (Taiwan untuk pembenihan padi unggul yang sudah di tahun kedua maupun kerja sama dengan RIKEN Jepang).

Hal penting lain yang kita capai adalah memperkuat peran nyata Unhas sebagai Humaniversity. Dalam satu tahun terakhir ini, seluruh unit kerja terus menerus bekerja bersama dalam membangun kolaborasi dan memperluas peran kemanusiaan Unhas. Salah satunya melalui terbentuknya SDGs Center. Filosofi “No one leave behind” menjadi pondasi berperan nyata.

Demikian pula halnya dari sisi pengelolaan anggaran, WTP yang kita peroleh setiap tahun selama 10 tahun terakhir. Efisiensi pengelolaan anggaran disertai kerjasama yang meningkat telah menghasilkan pendapatan Non APBN dari Non UKT semakin meningkat.

Unhas pastinya juga tak luput berbenah dalam “mempercantik’ lingkungannya. Dukungan pihak ketiga sungguh besar dalam menghadirkan kampus yang ramah lingkungan. Tentunya sederet karya dan prestasi lainnya yang tidak mungkin kami sebutkan secara keseluruhan.

Capaian 2019 adalah representasi kerja bersama sivitas akademika dalam mendukung tujuan mulia Unhas seb.agai ‘hub’ pendidikan tinggi Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya menyadari bahwa semua karya ini bukanlah semata-mata kinerja pimpinan, namun merupakan kerja kolektif dan sinergi sivitas akademika dan pemangku kepentingan Unhas. Respon kreatif disertai kolaborasi produktif dengan ritme konsisten adalah kunci menyumbangkan karya dan prestasi terbaik bagi kejayaan almamater.

Terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada segenap sivitas akademika, tenaga kependidikan dan para pemangku kepentingan Unhas. Kita secara bersama telah berbuat pada porsi yang terbaik bagi kemajuan Unhas. Tantangan ke depan yang tidak lebih mudah menuntut eksistensi peran masing-masing lebih baik dan berkualitas.

Di awal 2020 ini, saya mengajak seluruh warga dan pemangku kepentingan Unhas untuk membangun komitmen untuk terus berbenah, berkontribusi, dan secara arif menjadi bagian dari proses mencerdaskan kehidupan bangsa. Unhas akan terus menjadi institusi andalan melalui inovasi yang dilahirkan, terobosan dan langkah cerdas, serta komitmen dalam mewujudkan pencapaian kemaslahatan bagi masyarakat jika didukung oleh kolaborasi penta-helix (akademisi, bisnis, masyarakat, pemerintah dan media).

Unhas sangat berkepentingan untuk menjadi universitas kelas dunia. Bukan semata-mata persoalan rangking. Namun untuk lebih meluaskan kontribusi Unhas pada kawasan regional dan internasional. Unhas membutuhkan dukungan seluruh sivitas akademika dan pemangku kepentingan untuk mencapai level tersebut. Dengan tagline CATCH WCU (Collective Awareness To aCHieve World Class University), Unhas bertekad menembus 1000 terbaik universitas di dunia. Saya mengajak keterlibatan kita semua sesuai porsi dan kemampuan yang kita miliki.

Komitmen lain Unhas adalah memperluas pembelajaran dan pelayanan berbasis IT dengan optimalisasi LMS dan Kelas Daring atau blended learning. PSDKU akan mulai dilaksanakan di Kabupaten Sidrap untuk Vokasi Pertanian dan Peternakan. Dan tentunya akan segera menyusul di lokasi lainnya.

Kebutuhan fasilitas pendukung kampus juga kan terus diupayakan. Dari efisiensi anggaran yang diperoleh serta pendapatan Non APBN dari Non UKT yang meningkat, Unhas akan segera memiliki Hotel, Convention dan Training Center. Pembangunan tahap pertama kan dimulai di awal tahun 2020 ini.

Insya Allah 2020, menjadi tahun keberkahan untuk Unhas dan kita semua. Mari bersama membawa perahu Unhas berlayar dengan kecepatan tinggi dengan tetap konsisten menjaga keseimbangan.

“Karya terbaik telah dipersembahkan
Bukan untuk sekedar dipamerkan
Unhas pun kian membanggakan
Kewajiban bersama untuk mempertahankan”

“Jejak itu beroleh penghargaan
Tentu tidak untuk pencitraan
Unhas ada untuk kemanusiaan
Bekerja bersama jadi kekuatan” (*)

Mekah, 2 Januari 2020

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...