BPBD Bone Waspadai Banjir Kiriman dari Soppeng dan Wajo

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Banjir dan tanah longsor menjadi ancaman pada musim hujan ini. Banjir kiriman dari Soppeng dan Wajo menghantui Bone Utara.

Kepala BPBD Bone, Dray Vebrianto mengatakan, Bone itu ada kebiasaan potensi bencana banjir, longsor, dan puting beliung hampir setiap tahun terjadi. “Banjir di bagian Bone Utara karena pesisir sungai. Kalau pun Bone tidak hujan, tetapi Wajo, dan Soppeng hujan pasti dapat banjir kiriman,” katanya kepada FAJAR Jumat (03/01/2019).

Sedangkan Bone Selatan merupakan daerah pegunungan, mata air berasal dari sana. Tepatnya di Kecamatan Kahu, Libureng dan Ponre. Kalau di sana meluap otomatis daerah hilir kena imbasnya. Sedangkan wilayah barat kecuali yang dilintasi alur Sungai Walannae.

“Masyarakat harus mewaspadai itu, dan mengenali tanda-tanda bencana itu. Apabila terjadi bencana laporkan secepatnya. Pos siaga bencana on call, dan selalu stand by. Personel kita bisa langsung digerakkan,” tambahnya.

Dray menuturkan, semua daerah yang potensi bencana besar sudah dibentuk Desa Tangguh Bencana. Ancaman dan potensi masyarakat sudah tahu itu. Selama November dan Desember sudah banyak rumah kena angin puting beliung. “Hampir 40 rumah. Rata-rata di Kecamatan Libureng, totalnya 26 rumah,” jelasnya. (gun/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...