Gara-gara Belum Ditimbun, Truk Pengangkut Elpiji Terperosok di Galian Pipa Jargas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Sebuah truk pengangkut tabung elpiji 3 kg di Desa Pajalele Kecamatan Tanasitolo hampir terguling, Jumat, 3 Januari 2020. Itu lantaran ban belakangnya terjebak di galian pipa jaringan gas (Jargas).

Hal itu disampaikan salah satu personel Satuan Polisi Pamong Praja Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Wajo, Firman Kustang, usai mengevakuasi mobil tersebut.

Kata dia, truk yang mengangkut ratusan tabung melon dari Kota Parepare itu, rencana mengantar tabung kosong baru di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kelurahan Sompe Kecamatan Sabbangparu.

“Sekitar pukul 08.15 Wita, truknya singgah depan Kantor Irigasi di Pajalele. Pengemudinya tidak menyangka ada timbunan bekas galian pipa Jargas,” ujarnya.

Hasil galian pemasangan pipa Jargas 2019 untuk rumah tangga tersebut, merupakan program dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Proyek penambahan 2.000 Sambungan Rumah Tangga (SRT), yang dilakukan oleh KSO Sucofindo EPICI telah rampung dan gasnya sudah digunakan masyarakat. Namun, galian bekas pemasangan pipa belum ditimbuni dengan baik.

“Truknya hampir terguling. Ban belakang sebelah kiri terperosok masuk, karena penimbunan galian pipa belum padat, apalagi truknya berat. Angkut ratusan tabung,” jelasnya.

Evakuasinya berlangsung lama. Terpaksa personel dan pengemudi, menurunkan sebagian tabung tersebut. Supaya ban truk bisa keluar dari bekas galian.

“Evakuasinya baru selesai pukul 09.12 Wita,” sebutnya. (man)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...