Jabodetabek Dikepung Banjir, Ini Imbauan MUI

0 Komentar

Petugas mengevakuasi warga saat banjir menggenangi Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2020). Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Hujan lebat yang menguyur wilayah Jabodetabek mengakibatkan banjir di kawasan ibu kota dan daerah sekitarnya. Hujan terjadi pada 31-1 Januari ini. Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengimbau masyarakat yang ditimpa oleh musibah supaya tetap tabah dan sabar dalam menghadapi ujian ini.

“Mudah-mudahan dengan demikian Allah SWT akan mengganti semua kerugian yang di dapat dengan yang lebih baik lagi,” ujar Anwar saat dihubungi, Jumat (3/1).

Anwar juga meminta masyarakat yang tidak terkena banjir untuk bisa mengulurkan tangan serta membantu saudara yang mengalami kesulitan. Hal itu dilakukan agar beban material dan kejiwaan yang mereka pikul menjadi lebih ringan.

Abas mengatakan kepada masyarakat MUI mengimbau agar di dalam menghadapi masalah dan musibah ini jangan saling menggugat dan atau saling menyalahkan atau hanya menyalahkan kepada salah satu pihak saja.

“Karena masalah ini sangat kompleks dan membutuhkan pendekatan yang holistik dan kerjasama dari banyak pihak,” ungkapnya.

Oleh karena itu MUI mengimbau kepada pihak yang terkait terutama pemerintah Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta serta pemerintah pusat untuk bisa duduk bersama mencari solusi yang lebih baik.

“Sehingga di tahun-tahun mendatang meskipun hujan turun dengan deras tapi banjir tidak seperti yang ada sekarang,” pungkasnya. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...