KNPI Dikabarkan Akan Berkantor di Gedung Kesenian, Seniman Sulsel Meradang

0 Komentar

Gedung Societeit de Harmonie. (INT)

FAJAR.CO.ID — Informasi sedang ramai beredar bahwa KNPI bakal berkantor di gedung kesenian Societeit de Harmonie. Hal tersebut mendapat protes dari sejumlah seniman dan penggiat seni budaya di Sulsel.

Founder dan kurator Makassar Arts Forum, Halim HD, menyampaikan bahwa jika hal itu benar adanya, maka itu merupakan pelanggaran kode etik sosial terhadap kehidupan kemasyarakatan.

“Organisasi KNPI bukanlah organisasi seni budaya dan pada sisi lainnya, organisasi tersebut juga dalam sejarahnya di negeri ini merupakan organisasi pemuda yang berkaitan dengan politik praktis,” katanya, melalui pesan tertulisnya di grup WhatsApp, Jumat (3/1/2020).

Dalam konteks ini, lanjut Halim, organisasi tersebut jika berada di lingkungan kesenian telah melanggar tata cara organisasi itu sendiri. “Jika isu yang beredar benar adanya bahwa ada indikasi praktik nepotisme melalui salah seorang pengurus KNPI yang merupakan keluarga gubernur Sulsel, maka, ini tentu merupakan aib yang serius,” kritik networker kebudayaan ini.

Keinginan KNPI berkantor di gedung kesenian Societeit de Harmonie ditolak oleh komunitas seniman dan budayawan. Penolakan ini berdasarkan pada sikap moral bahwa lingkungan kesenian harus bersih dari praktek politik praktis dan pada sisi lain, gedung ini merupakan fasilitas warga melalui kerja seniman dan penonton/penggemar peristiwa seni budaya.

Terlepas dari persoalan yang sedang atau pernah dialami oleh Gedung Societeit de Harmonie tersebut, baik terkait fasilitas, maintenance, dan sebagainya, hal ini tentu bisa dibicarakan dengan terbuka oleh seniman dalam forum resmi dan bukan forum tertutup, japri atau berdasarkan relasi personal atau ASN yang berada dalam jaringan Pemkot/Pemprov.

Seniman lainnya, Abdi Karya, menyampaikan, KNPI sebagai organisasi politik yang punya posisi tawar bagus di masyarakat, seharusnya tidak mengalami kesulitan mengenai harus berkantor di mana. Para komunitas dan seniman serta budayawan Sulsel sangat terbuka untuk hal ini. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...