Mayjen Qasem Soleimani Tewas, Korps Pengawal Revolusi Islam Ancam Balas AS

0 Komentar

Warga Iran memegang foto Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Mayjen Qasem Soleimani yang tewas di Baghdad. Foto: Iranian

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Mayjen Qasem Soleimani tewas dalam serangan udara di Bandara Baghdad. Beberapa anggota senior Pasukan Mobilisasi Populer Syiah Irak (PMF) juta tewas.

Mohsen Rezaee, seorang perwira senior militer dalam jajaran IRGC dalam sebuah pernyataan mengatakan, Iran akan menanggapi kematian Soleimani. Rezaee yang merupakan mantan kepala IRGC bersumpaj akan melakukan balas dendam terhadap AS.

Diketahui, Kamis malam, setidaknya empat rudal meledak di dekat Bandara Internasional Baghdad. Insiden itu menewaskan tujuh orang termasuk Soleimani dan lima anggota PMF.

Serangan udara AS itu diduga menyusul penyerbuan kedutaan AS di Baghdad pada Selasa oleh pengunjuk rasa Syiah yang didukung Iran. Pengunjuk rasa itu marah oleh serangan yang menargetkan unit Kataib Hezbollah yang didukung Iran yang beroperasi di negara itu.

Serangan terhadap Hizbullah Kataib sendiri dilakukan AS sebagai tanggapan terhadap serangan di pangkalan Kirkuk yang menewaskan seorang kontraktor AS.

Pada bagian lain, Dewan Keamanan Nasional Iran langsung melakukan pertemuan darurat di Iran. Pertemuan itu dilaporkan akan membawas tanggapan karena para pejabat AS sama-sama memuji serangan itu dan mengancam tindakan lebih lanjut.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif sangat kritis terhadap serangan AS, mengatakan itu adalah “eskalasi bodoh” dan bahwa “AS memikul tanggung jawab untuk semua konsekuensi dari petualangan jahatnya.” (fajar)

Sumber : iranian
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...